Ahok : Angkutan yang Melanggar Aturan Akan Diabut Trayeknya


INDOAU.COM – Dilatar belakangi oleh kisruhnya demo yang dilakukan oleh para sopir taksi kemarin, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja atau biasa disapa Ahok ini kesal dan akan melakukan pengawasan dengan 6.000 CCTV di sejumlah titik strategis DKI Jakarta agar tidak ada angkutan yang ‘ngetem'dan tidak mengganggu ketertiban serta menyebabkan kemacetan.

"Kita mau pasang CCTV buat yang ngetem, saya sudah meminta dua kali ngetem kendaraan yang sama, cabut trayeknya selamanya. Sampai akhir tahun bisa selesai, enggak perlu payung hukum. Orang kita yang bangun," terangnya.

Selain itu ia juga meyangkan demonstrasi yang anarkis, pasalnya ia menerima demo apapun itu asal dengan cara yang benar. 

"Kalau mau demo ya demo saja, saya sih santai saja. Jadi enggak boleh sembarangan injek-injek aturan di Jakarta," tegas Ahok.

Ia berjanji untuk menindak sopir yang melakukan tindakan melanggar aturan, mereka yang melanggar akan dipecat atau dicabut izin trayek perusahaannya. Ia mengungkapkan pernyataan tersebut di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/3), seperti dilansir dari merdeka.com.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment