Bryan Adams : Tak Ada Permintaan Maaf Setelah Gitar Saya Dinodai


INDOAU.COM— Pemenang Grammy  Award musisi rock Bryan Adams mengatakan gitarnya itu dinodai oleh bea cukai Kairo akibat tulisan cat penanda di gitarnya.

Adams, yang berada di Kairo untuk konser di Piramida Giza pada tanggal 8 Maret, memposting foto vintage Martin gitar akustik di akun Instagram nya.

Nomor dan kata dalam tulisan Arab tertuls dengan tinta hijau di sisi mahoni gitar.

“Grafiti bandara pada Martin D-18 1957 dari Egypt,”tulis Adams di Instagram.

Adams, terkenal karena hits 18 nya Till I Die, (Everything I Do) I Do it For You, and Please Forgive Me, mengatakan permasalahan bea cukai dimulai pada saat ia tiba di bandara Kairo.

“Kami hampir tidak mendapatkan peralatan ke negara itu, dan ketika kita melakukan itu semua ditandai seperti  ini,” katanya kepada AFP dalam pesan Facebook.

“Benar-benar tidak ada permintaan maaf.”

Seorang pejabat bea cukai di bandara kepada AFP bahwa barang-barang ditandai dengan nomor seri, meskipun biasanya dengan stiker.

Mengenai tinta, ia mengatakan “ Mungkin itu bukan kami?”


Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment