Harris Menyangkal Tuduhan Sederetan Kasus Pelecehan Seksual yang Ia Lakukan

 
INDOAU.COM – Mantan penghibur anak-anak, Rolf Harris, mengatakan bahwa ia tidak bersalah atas serangkaian tuduhan penyerangan seksual. 

Ia muncul melalui videolink dari penjara Staffford dimana ia dihukum akibat serangan seksual pada empat perempuan, Harris membela diri bahwa ia tidak bersalah atas tujuh tuduhan penyerangan seksual dan juga pelecehan seksual yang diduga telah terjadi antara tahun 1971 sampai 2004.
Penuntut berusia 12 tahun dan 27 tahun saat menjadi korban. 

Ada juga seorang wanita tuna netra sekitar tahun 1977. Jaksa mengatakan bahwa wanita tersebut diserang selama 10 menit, ia meronta-ronta namun tak bisa melarikan diri. 

Wanita tersebut menggatakan bahwa saat itu Harris menjadi seorang tamu di acara radio di rumah sakit dimana ia berada. Kemudian ia mengikuti dari belakang dan perempuan tersebut dapat merasakan hembusan nafas dan juga janggutnya menggelitik kulitnya. 

Ia meminta Harris untuk berhenti, namun Harris mengatakan untuk tidak takut.
Jaksa Sam Maine mengatakan bahwa ada kesamaan diantara dugaan pelanggaran yang dilakukan Harris pada wanita-wanita tersebut. 

Salah satu wanita yang menjadi korban Harrris bahkan tidak sanggup mendengar suara Harris di televisi. 

Korban lainnya mengatakan bahwa Harris memegang rok dan masuk ke pakaiannya.
Salah satu dugaan pelanggaran lainnya yaitu terjadi di Cambridge pada tahun 1978 selama pembuatan film acara selebriti Star Game, namun selama sidang Harris mengatakan ia tidak pernah pergi ke Cambridge, kemudian rekaman acara itu ditayangkan dan ia mengakui ia menghabiskan waktu di kota tersebut. 

Kasus Harris ini disebut Southwark Crown Court, dimana ia akan hadir pada 14 Aoril mendatang.
Pada sidang pertama tahun 2014, sejumlah saksi (wanita) dihadirkan di pengadilan. Dan kmudian Harris mendapat hukuman.

Saat ini Harris tengah menjalankan hukuman lima tahun sembilan bulan setelah terbukti melakukan 12 kali perlakuan tidak senonoh terhadap wanita, Juli 2014.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment