Indonesia Dukung Kedaulatan Palestina Dengan Membatalkan Persyaratan Visa Untuk Palestina

 

INDOAU.COM – Jakarta telah menegaskan dukungannya untuk kemerdekaan dan kedaulatan Palestina pada beberapa kesempatan. 

Kementerian luar negeri Indonesia mengungkapkan pada hari Selasa (22/3) bahwa ia tidak lagi memerlukan visa dari pemegang paspor Palestina.

Menurut Anadolu Agency, kementerian luar negeri Palestina menerima surat resmi dari kedutaan Indonesia di Amman, perincian perubahan.

“Berdasarkan arahan dari Presiden Republik Indonesia Joko widodo, pemegang paspor Palestina tidak diwajibkan untuk membayar visa masuk,” dalam sebuha pernyataan.

Kurang dari dua minggu lalu, kehormatan konsulat Maha Abu-Shuhseh dibuka di Palestina sebagai simbol dukungan Indonesia terhadap negara Palestina. 

Pelantikan ini digelar oleh menteri luar negeri Indonesia Retno Marsudi dalam sebuah acara di Amman, Yordania, setelah Israel menolak kedatangannya ke Palestina Rammalah karena tekanan bangsa Asia Tenggara untuk memboikot Israel. 

“Dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina tidak akan pernah berhenti dan kita bergerak maju satukan langkah hari ini dengan peresmian konsulat kehormatan Indonesia di Rammalah,” katanya dalam peresmian itu.

Hubungan ddagang Indonesia dengan Palestina tercatat mengalami kenaikan menjadi US$3.670.000 pada tahun 2015, yang pada awalnya US$1.020.000 pada tahun 2014, laporan dari Jakarta Post.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment