Mengaku Sebagai Anti-Vaccination Activist, Chris Savage Kini Kembali ke Australia




INDOAU.COM—Seorang mantan petugas kepolisian kini telah kembali dari Bali-Indonesia setelah pemerintah setempat menyelidikinya atas tuduhan bahwa ia telah menawarkan perawatan medis untuk menyembuhkan anak-anak penderita autis dan juga sejumlah penyakit lainnya tanpa pelatihan medis. Ia melakukan infus intravena dan memasukkan magnesium serta bahan kimia yang disebut DMSO atau dimethyl sulfoxide untuk anak autis,  orang yang arteri dan aorta nya tersumbat, kanker, dan juga penyakit lainnya. Praktek pengobatan ini ia lakukan di kamar hotel dan juga klinik Bali. 

Pihak Indonesia yang berwenang berpesan bahwa jika ia kembali maka mereka akan melakukan penyelidikan kembali karena diduga melanggar undang-undang tentang kesehatan, jika terbukti maka ia bisa saja dipenjara dan di black-list .

Dia mengiklankan kepada orang-orang dan juga memberikan jaminan bahwa ia dapat menangani berbagai masalah yang tidak dapat ditangani oleh kedokteran barat. 

Namun pada saat News Corp Australia dan juga yang berwenang dalam kesehatan dan imigrasi Indonesia minggu lalu melakukan investigasi terhadap kegiatan yang dilakukan Savage,  ia berkemas dan pulang ke Amamoor di pedalaman Sunshine Coast di Queensland. 

Chris Savage said he was forced to abandon his medical work which he only supervised after ‘scandalous lies’ were spread about him. Picture: Mark Calleja
Picture: Mark CallejaSource:News Corp Australia



Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment