Petani Tebu Alami Kerugian Besar Akibat Siklon Fiji

An aerial shot of the destruction caused by Cylone Winston in Tavua, Northern Fiji.
Facebook : Fijian Government

INDOAU.COM – Kategori lima siklon, salah satu yang terkuat yang pernah ada di wilayah tersebut, menghantam Fiji pada tanggal 20 Februari, dengan hembusan angin hingga 330 kilometer per jam.
CEO Asosiasi Mohammed Rafiq mengatakan pada ABC Pacific Beat tingkat kerusakan tanaman tebu negara adalah substansial.

Kerusakan pada lahan tebu ini sangat luar biasa karena tanah diratakan oleh sang badai, sehingga hasil panen tahun ini akan menurun karena terlambat pula untuk menanam tanaman kedua.

“Bahkan jika kita melakukan penanaman sekarang kita akan menghadapi begitu banyak masalah , tidak dapat dipanen minggu ini, sehingga satu musim akan hilang.” Kata sabf CEO.

“Hal lainnya adalah jika kita mengatakan pada petani untuk melakukan penanaman, mereka tidak memiliki tempat tinggal, sehingga bagaimana bisa mereka melakukan penanaman sekarang?”

Mr Rafiq mengatakan bahwa kerusakan akibat siklon ini merupakan bencana besar bagi petani tebu, yang sudah berjuang dengan penghasilan yang begitu minim dari gula yang mereka panen.

“Dalam tahun-tahun sebelumnya kita melihat bahwa perlahan-lahan industri gula (di Fiji) telah menjadi layak dan tanamannya semakin membaik, kami mendapatkan hasil yang baik.. tapi sekarang para petani tidak akan mampu menghasilkan apa yang mereka  harapkan.”

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment