'Revolusi" Seks China

Officially, prostitution is illegal in mainland China. Picture: iStock.
Officially, prostitution is illegal in mainland China. Picture: iStock.Source:istock


 INDOAU.— Dalam 20 tahun, kemungkinan melakukan hubungan seksual sebelum menikah pada warga China meningkat hampir lima kali dari sebelumnya. 

Menurut Li Yinhe, seorang seksolog pertama di China mengatakan bahwa hal ini terjadi akibat “hukum hooliganisme” yang memungkinkan seorang perempuan melakukan hubungan seks dengan lebih dari satu orang.

“Dalam survey yang saya buat di tahun 1989, 15,5 persen orang melakukan hubungan seks sebelum menikah,” ucap Ms Yinhe dalam sebuah wawancara dengan BBC. 

“Tapi dalam survey yang saya lakukan dua tahun ini, angka itu naik menjadi 71 persen,”

Perubahan dramatis dalam kurun waktu yang singkat in menandakan apa yang disebut “revolusi seksual” di masyarakat China yang diebutkan oleh Yinhe. 

Namun perilaku baru seksual di China ini sulit untuk diatasi, tidak seperti yang terjadi pada tahun pra-1997, dimana mereka yang melakukan produksi pornografi, atau melakukan ‘pesta seks’ akan didatangi dan diberi hukuman mati jika tertangkap, dan juga masalah prostitusi tidak berlarut-larut. 

Pada tahun 1996, seorang pemilik pemandian dijatuhi hukuman mati akibat kegiatan prostitusi terorganisir. Bandingkan denfan seorang wanita Beijing yang berusi 24 tahun yang baru-baru ini masuk dalam tujuh novel seks online, berhasil mengumpulkan lebih dari 80.000 orang viewer, namun hanya mendapatkan 6 bulan penjara dibawah hukuman yang diringkankan. 

Dengan kasus seperti ini menyarankan perubahan di China. Salah satu daerah utama yang mendorong perubahan sikap terkait seks menurut Li adalah Partai Komunis kebijakan anak, yang dihapuskan tahun lalu. 

“Kebijakan satu anak memungkinkan orang memiliki satu atau dua anak saja. Terkecuali apabila anda mengubah tujuan anda dalam melakukan seks. Berhubungan seks karena kesenangan memang dibenarkan juga,”

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment