Sadari Sindrom Patah Hati ini Sebelum Merenggut Nyawa Anda




INDOAU.COM – Patah hati ternyata dapat meningkatkan resiko serangan jantung, akan lebih berbahaya lagi apabila kita tidak menyadari sindrom patah hati tersebut. 

Dilansir dari abc.net.au, Profesor Horowitz (dokter yang meneliti sindrom patah hati) mengatakan bahwa orang tidak menyadari bahwa mereka sedang terkena sindrom patah hati. Faktanya 25 kasus terdiagnosa dalam satu hari ketika terjadi gempa bumi di Christchurc, New Zealand. 

“Kami tidak tahu berapa banyak dari mereka yang meninggal sebelum sampai ke rumah sakit,” katanya. 

Karena gejalanya sama dengan serangan jantung (termasuk lengan dan nyeri dada, sesak napas, pusing, dan kehilangan kesadaran) ini mempersulit untukmembedakannya dengan sakit yang biasa dialami sehari-hari, bahkan untuk dokter sendiri. 

Apabila anda memiliki gejala tersebut, anda harus segera pergi ke rumah sakit, terlepas dari apa yang sedang anda pikirkan yang mungkin menjadi penyebab serangan ini. 

Pada saat ini data menunjukan 2% dari orang yang memiliki angiogram (tipe khusus X-ray) untuk dugaan serangan jantung yang didertita akibat sindrom tersebut, kata Dr Kucia. 

Namun apabila meninjau pada wanita lanjut usia, kasus ini bahkan persentasenya lebih tinggi, mencapai 10% dalam beberapa laporan.
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment