Abu Sayyaf Bunuh Sandera asal Kanada Karena Uang Tebusan Tak Kunjung dibayar

Uang Tebusan Tak Kunjung Dibayar, Abu Sayyaf Bunuh Sandera Kanada, John Ridsel (Reuters)
John Ridsel (Reuters)
INDOAU.COM – Seorang sandera asal Kanada dibunuh oleh Abu Sayyaf karena uang tebusan tak kunjung datang.

Korban bernama John Ridsel diculik di tempat wisata di Filipina Selatan, September 2015.

Dilansir dari BBC, Selasa (26/4/2016), Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa aksi Abu Sayyaf adalah pembunuhan berdarah  dingin.

"Saya marah luar biasa atas berita pembunuhan warga Kanada, John Ridsel. Ini aksi pembunuhan berdarah dingin," kata PM Trudeau.

Ia juga berjanji akan mengambil langkah serius untuk membawa pelaku ke pengadilan bersama pemerintah Filipina.

Senin, 25 April 2016, ditemukan sepotong kepala penuh luka di pedalaman Filipina . Potongan kepala tersebut ditemukan setelah batas deadline uang tebusan habis.

Namun hingga saat ini pihak militer Filipina belum mengkonfirmasi apakah kepala tersebut milik salah satu sandera atau bukan, namun yang pasti kepala tersebut milik pria warga negara asing.

CNN

November 2015 lalu, Abu Sayyaf sempat merilis video meminta uang tebusan US$80 juta atau sekitar Rp 1,056 triliun untuk kebebasan mereka.Dalam video itu, Ridsel memperingatkan ia adalah sandera pertama yang bakal dihabisi nyawaya jika uang tak dibayar.

[MZ]

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment