Alec Butler : Bukan Pria Bukan Pula Wanita

Alec Butler, seorang interseks yang memilih menjadi pria (BBC)
BBC
INDOAU.COM – Alec Butler(57) adakah seorang pria asal Kanada yang awalnya dikira sebagai seorang wanita. Saat ia beranjak dewasa, diketahui bahwa dirinya dalah interseks, yaitu seseorang yang secara kromosom, kelenjar kelamin, struktur hormon, dan anatomi tubuhnya tak sesuai dengan susunan tipikal laki-laki atau perempuan.

Dilansirdari BBC, Senin (25/4/2016), ia menyadari hal tersebut saat menginjak usia 12 tahun, dimana ia mengalami menstruasi seperti wanita pada umumnya namun di saat yang sama tumbuh pula jenggot di wajahnya. Tentu saja hal ini membuat ia dan keluarganya kaget.

Ia memutuskan untuk berkonsultasi ke dokter, salah satu dari mereka bahkan menganjurkan agar Alec dibawa ke rumah sakit jiwa untuk belajar menjadi wanita seutuhnya.

Orang tua Alec tidak langsung menuruti perkataan dokter. 

"Kami tak akan melakukan hal tu. Kami mencintaimu dan kamu dapat memilih apa yang kau inginkan," ujar mereka.

Alec mengatakan bahwa keluarganya menerima dirinya apa adanya, namun hal tersebut tak berlaku bagi teman dan masyarakat.

Ia merasa nyaman saat memakai celana panjang, dan malah tertekan saat menjalani pengobatan hormon untuk menjadi lebih feminim. Ia ingin menjadi lelaki seutuhnya.

Saat masa sekola ia mendapat banyak tekanan dan penderitaan karena sering di-bully oleh temannya. Ia disebut-sebut sebagai lesbian bahkan ada yang menyuruhnya untuk bunuh diri.

AlecButler

Tak tahan dengan hinaan yang ia terima, akhirnya ia dan keluarganya memutuskan untuk pindahke Cape Breton di pulau Nova Scottia, Kanada. Namun setelah pindah pun tak ada yang berbeda.

Saat lulus SMA ia pun sulit untuk mencari pekerjaan, akhirnya ia pindah ke Toronto.

Disana ia mempunyai identitas sebagai butch lesbian atau butchy, yaitu perempuan tomboy yang berhubungan dengan wanita. Dengan sebutan tersebut     ia mendapat dukungan dari orang sekitar.

Saat ia menjadi butchy, ia mengaku belum mengenal istilah interseks, akhirnya ia melabeli dirinya sebagai butchy.

Saat itu ternyata penderitaan dan penghinaan masih belum berakhir, ia mendapat pelecehan oleh sekelompok pria gay, ia juga diancam dibunuh.

Akhirnya ia memutuskan untuk menjadi seorang  laki-laki karena tidak tahan dengan kebencian yang ia terima.

Kemudian ia ingat bahwa ibunya pernah bercerita semasa hamil pernah mengonsumsi progestin yang dapat membuat janin menjadi interseks.

Akhir tahun 1990 ia memutuskan menjadi Alec dan menjadi transgender. Ia sama sekalli tak ingin mengubah bentuk tubuhnya karena ia menyukai dirinya yang maskulin dan merasa nyaman dengan tubuh seperti itu.

Ia kini menjalani pengobatan testosteron karena alasan kesehatan. Hingga saat ini ia masih mengalami menstruasi, dokternya mengatakan seharusnya di usia nya sekarang itu ia sudah menopause.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment