Canberra Targetkan Penggunaan 100 Persen Energi Terbarukan Mulai Tahun 2020

Simon Corbell mengatakan target energi terbarukan sekarang ini sudah menyumbang 400 juta dolar bagi perekonomian setempat. (ABC: Lucy Barbour)
Simon Corbell : target energi terbarukan saat ini sudah menyumbang 400 juta dolar bagi perekonomian setempat. (ABC: Lucy Barbour)
INDOAU.COM – Negara bagian ibukota Australia (ACT)  targetkan untuk menggunakan 100 persen listrik yang bersumber dari energi terbarukan di tahun 2020. Namun setiap warga Canberra harus membayar biaya tambahan $300 atau sekitar Rp 3 juta.

Menteri Lingkungan ACT Simon Corbell mengatakan bahwa akan menjadi negara bagian pertama di Australia yang menggunakan 100 persen sumber terbarukan untuk pasokan listrik di tahun 2020.

Sebelumnya pemerintah negara bagian ACT  menyatakan bahwa target mereka 90 persen di tahun 2020, dan 100 persen di tahun 2025 mendatang,  namun ternyata waktunya dipercepat.

Pemerintah memperkirakan setiap rumah tangga di Canberra dan sekitarnya akan dikenakan biaya tambahan sebesar $ 5,5 (Rp 55 ribu) per minggu.

"Bukti sangat jelas menunjukkan bahwa biaya ini akan bisa ditanggung dengan mudah oleh rumah tangga di Canberra." kata Corbell.

"Sebagai garda terdepan dalam bidang energi terbarukan, ACT mendapatkan manfaat ekonomi dan lingkungan dari apa yang disebut 'decarbonisasi'." katanya.

"Sejauh ini target 90 persen energi terbarukan membuat pemerintah mendapatkan investasi $ 400 juta ke dalam perekonomian ACT."

"Dengan usaha mencapai 100 persen energi terbarukan di tahun 2020, akan menjadikan Canberra di barisan paling depan di Australia dan internasional, sebagai kota yang melakukan langkah efektif untuk mengurangi perubahan iklim." kata Menteri Lingkungan ACT Simon Corbell.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment