Karyawan Sakit yang Tetap Bekerja Akibatkan Kerugian Bagi Perekonomian Australia Lebih dari 34 Miliar Dolar

 

INDOAU.COM – Dalam sebuah laporan terbaru disebutkan bahwa karyawan yang sakit namun tetap memaksakan diri untuk bekerja telah merugikan perekonomian Australia lebih dari 34  miliar dolar atau setara dengan pertahunnya.

Para ahli menyebutnya “presenteeism” yang menimbulkan kerugian bisnis karena berkurang atau hilangnya produktivitas serta menulari rekan kerjanya.

John Crothers, Direktur PAA, mengatakan, "presenteeism" adalah kata yang digunakan ketika orang pergi bekerja di saat mereka mungkin terlalu sakit.

"Dan itu semua tentang tak memahami apa yang terjadi dengan kesehatan mereka pada waktu tertentu," sebutnya

"Ya, Anda punya tenggat waktu untuk dipenuhi -tetapi Anda ingin melakukannya dengan pemahaman bahwa tubuh Anda dalam posisi untuk bisa melakukan itu secara efektif, dan tak bekerja di bawah standar, dan tak menyebarkan sesuatu yang mungkin benar-benar menular."

"Jika itu sampai ke titik di mana, 'Astaga... ini lebih dari sekedar batuk dan flu biasa', maka tentu saja temui dokter umum Anda, dokter Anda," sarannya.

"Dan kemudian dokter akan membuat keputusan: 'bisakah saya melakukan ini dengan penilaian klinis saya' atau lebih seringnya ... mereka benar-benar akan membutuhkan patologi untuk membantu mereka dengan diagnosanya," tutup John.

[MZ]

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment