Narelle Bayon : Menderita Setelah Implan Payudara Akibat Obat Dosis Tinggi yang diberikan Klinik

Cosmetic surgery
AFP : Sebastian Nogler

INDOAU.COM – Seorang ibu beranak tiga menderita sakit yang berkelanjutan sejak ia melakukan implan payudara di sebuah klinik yang dituduh membahayakan pasien tanpa persetujuan mereka menggunakan obat  ‘dosis tinggi yang berbahaya’.

Narelle Bayon melakukan implan payudaya di Cosmetic Institute Sydney, yang mengklain sebagai penyedia bedah kosmetik terbesar di Australia.
 
A woman was taken to hospital in a serious condition after falling unconscious at The Cosmetic Institute Parramatta in ...
Seorang wanita dilarikan ke rumah sakit karena tak sadarkan diri di The Cometic Institute Parramatta, Sydney (Webcam-TV)

Namun ibu tiga anak ini mengatakan bahwa ia menderita sakit yang permanen atas pekerjaan yang dianggap gagal itu.

Cosmetic Institute membantah kepada Daily Mail Australia bahwa mereka telah menerima keluhan dari Ms Bayon.

“Di lenganku, ada rasa sakit yang konstan, itu seperti terbakar. Saat saya mengangkat lengan saya, lengan saya mati rasa,” kata Ms Bayon kepada ABC.

Krystle Morgan said she was fearful for other young women who were not aware of the risks associated with cosmetic surgery.
Krystle Morgan khawatir kaum wanita tidak menyadari bahaya operasi kosmetik (Pic:Greg Totman)

Ia mengatakan, selain ‘sakit’ ia juga merasa  ‘lelah’ atas cedera fisik yang ia sebut ‘terbakar’ di sekitar  lehernya, Ms Bayon juga menderita secara psikologis.

“Aku berharap tidak pernah pegi ke sana. Sederhananya, aku berharap tidak pernah pergi ke The Cosmetic Institute” katanya. 

Perusahaan membantah telah menerima keluhan.

“Keluhan pasien... tidak diangkat oleh TCI. Kami akan bekerja dengan pasien untuk mengatasi situasi ini,” sebuah pernyataan terkait sakit yang diderita Ms Bayon.
‘I wish I never went there. Simple as that. I wish I never went to The Cosmetic Institute,’ Ms Bayon told ABC
Ms Bayon (Seven News)

“Opsi sederhana adalah melepas implan, yang akan ditawarkan apabila ia telah berkonsultasi dengan dokter bedahnya atau TCI.”

NSW Health Care Complaints Commision (HCCC) melakukan penyelidikan terhadap penyedia bedah kosmetik tersebut.

Lebih dari 100 mantan klien mengatakan telah berbincang dengan ahli pasangan dan kelalaian medis Sally Gleeson atas pengakuan bekas luka yang diterima. Namun tidak jelas apakah kasus-kasus tersebut dibuang, diselesaikan, atau berlanjut.

Laporan HCCC yang diterbitkan oleh ABC, Selasa, ditemukan obat dosis tinggi yang berbahaya yang diberikan kepada pasien – pada tingkat yang mengancam keselamatan jiwa.

Laporan HCCC mengatakan enan pasien yang melakukan operasi implan payudara daam 12 bulan terakhir menderita komplikasi termasuk serangan jantung, kejang dan detak jantung cepat.

Laporan mengatakan adrenalin yang digunakan secara rutin (dengan agen anestesi lokal) jauh di atas batas aman dosis yang berlaku.

Selain itu dosis juga belum disesuaikan dengan berat badan pasien.

TCI memastikan rekomendasi dan laporan HCCC akan dibahas dalam periode tiga bulan.

[MZ]


Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment