PM Malcolm Turnbull : Pemerintah Tidak Akan Membawa 850 Orang Pencari Suaka Eks Pulau Manus ke Australia

Perdana Menteri Malcolm Turnbull

INDOAU.COM --  PM Malcolm Turnbull pastikan pemerintahnya tidak akan membawa 850 orang pencari suaka ke Australia setelah detensi imigrasi di Pulau Manus Papua Nugini ditutup.Ia menegaskan pada hari Kamis (28/4/2016).

Sebelumnya PM Papua Nugini Peter O'Neill mengatakan akan menutup detensi imigrasi itu setelah adanya keputusan Mahkamah Agung Papua Nugini yang menyatakan bahwa fasilitas ini melanggar konstitusi.

"Mereka tidak akan datang ke Australia — ini jelas sekali dan Pemerintah PNG juga tahu hal itu," tegas PM Turnbull.

"Saya ingin mendiskusikan masalah ini dengan Pemerintah PNG, namun tidak akan ada pemindahan orang-orang itu ke Australia," tambahnya.

PM Turnbull kembali menyalahkan pemerintah Partai Buruh sebelumnya dengan menyebut saat itu ada 50 ribu kedatangan ilegal ke Australia dan ribuan orang mati tenggelam.

"Kita harus tegas dan jelas dalam urusan nasional kita. Kita harus menjaga perbatasan, dan itu yang kami akan terus lakukan selama saya menjabat perdana menteri negara ini," tegas PM Turnbull lagi.

Mereka yang mencoba masuk ke Australia melalui perahu dan berhasil dicegat oleh petugas Austalia, kemungkinan besar akan dikirim ke pusat-pusat detensi seperti di Pulau Manus dan di Nauru.

Kebijakan Pemerintah Australia saat ini tidak akan menempatkan para pendatang ilegal itu di Australia.

[MZ]

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment