Seorang Peselancar AS diserang Hiu di Bali

Peselancar warga AS,  Ryan Darwin Mlenar Moarman yang diduga digigit hiu di salah satu pantai Bali. (Istimewa)
Ryan Darwin Mlenar Moarman(Istimewa)
 
INDOAU.COM – Seorang peselancar asal AS bernama Ryan Darwin Mlenar Moarman diserang hiu di sebuah pantai di Tabanan Bali.

Twiggy Van Ryan marupakan seorang saksi mata yang mengatakan ia sedang sarapan di pantai, Senin (25/4/2016) sekitar pukul 07.15 waktu setempat, saat itulah ia melihat Ryan keluar dariair sambil menyanggah sikunya.

"Aku pikir dia terluka biasa dan pacarnya berlari ke pantai sambil menjerit kalau kekasihnya diserang hiu," kata Twiggy seperti dilansir dari News.com.au.

Ia langsung menolong Ryan bersama kekasihnya dan juga warga bali lainnya.

"Aku cuma berpikir bagaimana menolongnya dengan membalut luka. Darahnya cukup banyak. Ia sempat pingsan sebentar, lalu sadar," lanjutnya.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Selemadeg Barat, AKP I Made Bayu .

"Dia menginap di Balian Surf Camp bersama teman wanitanya, Rosa Averesch (23) asal Jerman. Saat kejadian, korban pertama kali ditolong oleh karyawan Balian Surf Camp atas nama I Wayan Sukadana (53) dan dilarikan ke RS Kasih Ibu Bajera," ucap Bayu kepada Liputan6.com.

Hingga saat ini Ryan masih mendapatkan perawatan di kamar 302 VIP B RS Kasih Ibu.

Ryan mengaku kepada dokter Ni Gusti Ayu Made Sri Pujarini yang menanganinya bahwa ia melihat seekor hiu yang panjangnya sekitar 2 meter sebelum akhirnya ia diserang dan merasakan kesakitan.

"Luka-lukanya sangat konsisten digigit hiu, bisa dilihat dari bekas tanda gigi di situ," tutur Pujarini.

Untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut rencananya ia akan dirujuk ke Singapura.
 
"Lukanya cukup parah, mungkin sedalam 10 cm, saya pikir setengah sikunya sudah tercabik hiu dan rusak karena hewan itu menariknya," kata Ryan.

Eddie Biancardi, peselancar Bali asal AS, juga mengatakan bahwa insiden ini merupakan ke-5 kalinya dalam lima tahun terakhir.

"Sebetulnya, selalu ada hiu di sini. Aku telah tinggal di Balian 9 tahun dan jadi peselancar selama 15 tahun, selalu terlihat hiu di sini. Mereka punya kebiasaan keluar dari kedalaman laut menuju pantai," kata Biancardi.

"Kebanyakan serangan hiu terjadi saat air laut keruh karena aliran dari sungai, dan serangan kepada Ryan persis saat air keruh," tandas Biancardi.

Di tahun 2010 sampai 2012 setidaknya ada 4 turis asing yang diserang hiu, termasuk dari Kanada, Australia, dan Afrika Selatan di pantai tersebut.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment