13 Mahasiswa Universitas Deakin Diberhentikan Karena Gunakan Joki


INDOAU.COM – Sebanyak 13 orang mahasiswa Universitas Deakin, Geelong, diberhentikan setelah adanya penyelidikan yang membuktikan mereka membayar joki untuk menyelesaikan tugas kuliah.

Pihak dari Universitas Deakin mengatakan bahwa mereka telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada 13 mahasiswa S-1 teknik, Senin (16/5/2016).

Pemberitahuan terebut mengatakan mereka telah melanggar peraturan universitas berupa melakukan kecurangan berbayar dan mereka telah diberhentikan sebagai mahasiswa Universitas Deakin.

Professor Beverley Oliver, Wakil Rektor Bidang Pendidikan, mengatakan bahwa pihak universitas tidak mentolerir kecurangan dalam bentuk apapun.

"Metode pendeteksian praktek kecurangan kami mengarahkan kami pada temuan baru-baru ini kalau ada sejumlah mahasiswa kami yang meminta dan membayar pihak ketiga untuk melakukan tugas mereka melalui situs joki berbayar," katanya.

"Universitas ini menyikapi masalah ini dengan sangat serius. Semua siswa yang kedapatan melakukan kecurangan telah dikeluarkan dari universitas."

"Deakin akan terus mengatasi tantangan ini melalui pengawasan yang ketat. Pemecatan mahasiswa ini menunjukan kalau Universitas Deakin tidak mentolerir kecurangan dalam bentuk apapun,”

Pemberitahuan mengenai kasus pemecatan ini sudah disampaikan kepada seluruh civitas akademik di Universitas Deakin, Selasa (17/5/2016) melalui email yang berisi peringatan kecurangan di Universitas Deakin akan berpengaruh terhadap reputasi mereka.

"Catatan kecurangan semacam ini akan selamanya melekat di diri Anda," katanya.

"Melakukan kecurangan dapat membuat Anda kehilangan tempat di Deakin dan begitu juga visa, jika Anda seorang mahasiswa internasional," tegasnya.

[MZ]

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment