Australia diminta Untuk Pindahkan Pengungsi dari Pulau Manus dan Nauru

ABC
INDOAU.COM – Komisioner Tinggi PBB untuk urusan Pengungsi UNHCR (United Nations High Commissioner forRefugees) meminta pemerintah Australia untuk memindahkan para pengungsi dan pencari suaka dari detensi imigrasi di Pulau Manus dan Nauru.

Tim UNHCR mengunjungi Detensi Imigrasi di Nauru saat seorang pencari suaka asal Iran, Omid Masoumali, melakukan aksi bakar diri.

Beberapa hari kemudian aksi serupa dilakukan oleh seorang perempuan berusia 21 tahun asal Somalia, dan kini tengah mendapatkan perawatan di Brisbane.

"Tidak diragukan lagi kebijakan Australia mengenai pemrosesan pencari suaka di luar Australia dengan cara menampung mereka di detensi, merupakan kebijakan yang berbahaya," demikian dikatakan UNHCR.

"Sekitar 2 ribu pengungsi dan pencari suaka kini berada di Pulau Manus dan Nauru, dan pengelolaannya tidak dapat dilanjutkan," katanya.

Catherine Stubberfield dari kantor UNHCR di Canberra kepada ABC mengatakan bahwa aksi bakar diri menunjukkan adanya penurunan kondisi mental setelah tinggal bertahun-tahun di Nauru.

"Kejadian  seperti ini sudah bisa diperkirakan akibat penahanan  yang terlalu lama, dan merupakan gejala bahwa mereka sudah mulai kehilangan harapan hidupnya," ujarnya.

"Tim kami menyaksikan sendiri kondisi fisik yang buruk, sesak, dan tanpa akses ke pelayanan dasar. Mereka tidak mendapatkan bantuan yang diperlukan," jelasnya.

[MZ]

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment