Canberra Gelar Collector Pumpkin Festival Untuk Apresiasi Buah Labu

Festival labu sudah berhasil menarik ribuan warga. Foto: ABC News, Alkira Reinfrank.
Foto: ABC News, Alkira Reinfrank.
INDOAU.COM – Festival labu bernama Collector Pumpkin di sebuah desa kecil dekat ibu kota Australia dipadati ribuan warga. Festival ini digelar setiap tahunnya sebagai  bentuk apresiasi pada buah labu. Mereka menampilkan buah dan berbagai jenis masakan yang berbahan dasar labu. Festival ini sudah digelar selama 13 tahun.

Festival Collector Pumpkin digelar di desa Collector, sebelah utara pusat kota Canberra, dengan jumlah penduduk yang hanya 150 orang.

"Resepnya adalah rahasia, perempuan dari desa ini membuat 300 liter sup labu untuk festival."

"Antrian panjang terlihat untuk menikmati sup labu dan kue scone terbuat dari labu saat ini," kata Gary Poile, penyelenggara festival.

"Ini adalah hari besar bagi kami, sangat signifikan bagi desa kami dan kami juga menggalang dana dari acara ini. Tahun ini kami menggalang dana untuk sekolah lokal."

Festival labu sudah menarik warga dari berbagai kalangan usia. Foto: ABC News, Alkira Reinfrank.
ABC News, Alkira Reinfrank.

Sebuah labu besar dihadihkan dalam setiap  tahunnya, hal tersebut yang membuat para petani labu dari ACT dan NSW semangat untuk berkompetisi.

"Ini dilakukan untuk resep lokal rahasia, wanita membuat 300 liter sup labu siap untuk festival." "Tahun ini labu terbesar berasal dari negara bagian ACT. Petani bernama Derek Foster," kata Poile. "Besarnya mencapai 202,5 kilo."

"Tahun depan petani labu dari New South Wales harus mencoba lagi dan mendapatkan uangnya lagi."

Derek Foster, petani asal NSW yang meraih hadiah dengan labu terbesar. Foto: ABC News, Alkira Reinfrank.
ABC News, Alkira Reinfrank.

Meskipun hujan dan basah, namun penyelenggara memperkirakan lebih dari 10.000 orang yang hadir di festival Collector Pumpkin.

Uang yang terkumpul dari festival ini akan didonasikan untuk merenovasi sekolah.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment