Polisi : “Selama saya menangani kasus pembunuhan, ini yang paling sadis”

Foto: dok. Istimewa

INDOAU.COM – Foto CT scan Eno Fariha (18), korban pembunuhan keji dengan cangkul, beredar di berbagai media.

Dalam foto tersebut terlihat gagang cangkul dalam tubuh Eno yang mengakhiri hidup gadis tersebut, Jumat (13/5/2016) tengah malam saat ia pulang kerja.

Sebelumnya korban disiksa dengan garpu.

“Selama saya menangani kasus pembunuhan, ini yang paling sadis,” ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Kamis (19/5/2016), dikutip dari Detik.

Dari hasil visum RSUD Tangerang, Krishna mengatakan korban meninggal akibat benda tumpul yang sebagian besar dari gagang cangkul yang masuk ke dalam tubuhnya.

Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen mengungkapkan bahwa dari hasil CT Scan diketahui kerusakan di bagian dalam korban hingga ke bagian dada. “Kalau dilihat dari hasil CT scan dari pihak rumah sakit, gagang pacul hingga dada kanan setinggi iga kelima,” ujar Handik.
Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Wanita Muda di Tangerang (Liputan6.com/ Pramita Tristiawati)

Handik juga menambahkan selain merusak rongga perut dan panggul, gagang cangkul tersebut juga merusak hati, merobek rongga sekat dada kanan belakang pada paru-paru kanan bagian atas sehingga luka disertai dengan pendarahan di rongga dada.

Dari foto komputer CT scan post mortem hasil pemeriksaan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, yang beredar di media sosial dan online, pada foto 1 terlihat benda berwarna putih yang diberi garis kuning adalah gagang cangkul yang melukai bagian dalam tubuh korban, sedangkan ada foto kedua terlihat bagian putih tebal diantara paha korban adalah besi cangkul.

Ketiga tersangka berperan dalam penyiksaan korban yang diketahui sebelum meninggal Eno sempat disiksa menggunakan garpu.

Tersangka Imam membekap wajah korban dengan bantal dan tersangka RAL disuruh mencari pisau di dapur. Sementara itu, tersangka Arif memperkosa korban.

RAL kembali ke kamar dengan cangkul, Arif dan Imam menyuruhnya untuk memukul korban dengan cangkul tersebut. Tak hanya itu, salah satu dari mereka memasukkan gagang cangkul ke tubuh korban melalui selangkangan hingga meninggal dunia. Bahkan beredar kabar cangkul tersebut ditendang saat dimasukan ke tubuh korban.
Dalam beberapa sumber disebutkan diduga pelaku sakit hati karena cintanya ditolak, dan mendengar kabar korban akan dijodohkan.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment