Jelang Pemilu 2 Juli, 950 Ribu Wajib Pilih Masih Belum Terdaftar

Sekitar 15,5 Juta warga Australia memiliki hak pilih dalam Pemilu 2 Juli 2016. (Credit: ABC)

INDOAU.COM – Australian Electoral Commision (AEC) atau Komisi Pemilihan Umum Australia menghimbau agar para pemilih untuk mengecek data diri mereka setelah sebanyak 950 ribu wajib pilih ditemukan tidak terdaftar. Pemilu tersebut akan digelar 2 Juli 2016 mendatang dan parlemen resmi telah dibubarkan pada hari Senin (9/5/2016) sebagai tanda dimulainya musim kampanye.

Di Australia mereka yang memenuhi syarat harus berpartisipasi dalam pemilu. Jika tidak maka wajib pilih akan dikenakan denda.

Dilansir dari ABC, juru bicara AEC Phil Diac mengatakan bahwa pemilih yang belum terdaftar saat ini umumnya dari kalangan pemilih pemula.

"Setidaknya 1 dari 2 remaja usia 18 tahun serta 1 dari 4 remaja usia 19 tahun saat ini belum terdaftar sebagai pemilih," jelasnya.

Ia juga mengatakan pendaftaran pemilih di Australia sangat mudah dan bisa dilakukan melalui website AEC. Ini artinya pendaftaran dapat diakses menggunakan HP atau tablet.

Selain merek a yang belum terdaftar, wajib pilih yang pindah alamat juga harus mengecek data dirinya di website AEC.

Dalam Pemilu 2 Juli mendatang terdapat satu perbedaan dari sebelumnya, yaitu pada pemungutan suara untuk Senat. Pemilih akan diminta menomori 6 boks yang berada di atas garis dan 12 boks di bawah garis dalam kertas suara.

"AEC sudah siap menerapkan sistem baru dalam pemberian suara untuk kursi Senat ini," katanya.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment