Lima Pria Australia Ditangkap Polisi Karena Coba Gabung ISIS Lewat Indonesia

Pria Australia Musa Cerantonio diduga mencoba naik perahu ke Indonesia dari Queensland. (Credit: ABC)

INDOAU.COM – Seorang penceramah agama bernama Musa Cerantonio bersama empat pria Australia lainnya ditangkap karena dituduh mencoba naik perahu ke Indonesia dan akan bergabung dengan kelompok ISIS.

Salah satu pria yang tertangkap bernama Shayden Thome, yaitu audara dari pria bernama Junaid Thorne yang terkenal sebagai orang yang memiliki pandangan garis keras.

Mereka dikabarkan ditangkap polisi pada hari Selasa (10/5/2016) saat menggiring perahu ke arah Cape York, di Queensland utara.

Juru bicara AFP (Australian Federal Police) mengkonfirmasi adanya penangkapan tersebut, namun belum ada penjelasan terperinci.

"AFP dan Kepolisian Queensland bisa memastikan terjadinya kegiatan operasi terkait dengan penyelidikan yang dilakukan di Queensland utara," katanya.

"Lima pria telah ditangkap dan kini masih terus diperiksa," tambahnya.

Musa Cerantonio merupakan warga Australia keturunan Italia yang lahir di Melbourne. Ia terkenal sebagai penceramah populer di internet yang mendukung jihad di Irak dan Suriah.

Pada tahun 2014, ia ditangkap di Pulau Cebu, Filipina, karena mengumumkan sendiri di akun Twitternya bahwa dia pernah pergi ke Suriah.

Musa dideportasi ke Australia dan paspornya dibatalkan, namun ia tidak dijadikan tersangka dan sejak saat itu ia mengurangi aktivitasnya di dunia maya.

Shayden Thorne sendiri pernah ditangkap di Arab Saudi pada tahun 2011 hukuman penjara 4,5 tahun atas dakwaan memiliki materi terkait terorisme di lapotop miliknya.

Belakangan ia diberi pengampunan dan dideportasi ke Australia pada tahun 2014.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment