Miliki Laut yang Luas, Indonesia Tetap Impor Garam dari Australia Hingga Puluhan Miliar



INDOAU.COM – Meskipun memiliki wilayah laut yang luas, ternyata Indonesia masih mengimpor garam hingga saat ini. Meskipun itu garam untuk industri.

Dilansir dari detikFinance, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (17/5/2016), garam impor yang masuk ke dalam negeri mencapai 95.263 ton dengan nilai US$ 3,7 juta.

Bulan lalu impor garam menurun. Tercatat Maret 2016, impor garam adalah 276.299 ton dengan nilai US$ 11,4 juta (sekitar Rp 148,2 miliar)

Berikut asal negaranya:
1.    Australia 94.345 ton senilai US$ 3,4 juta (Rp 44,2 miliar)
2.    India 336 ton senilai US$ 19 ribu ( Rp 247 juta)
3.    Selandia Baru 431 ton senilai US$ 175 ribu (Rp 2,3 miliar)
4.    Inggris 49 ton senilai US$ 9.023 (Rp 117 juta)
5.    Singapura 1,8 ton senilai US$ 8.443 (Rp 110 juta)
6.    Negara lainnya 99,7 ton atau US$ 26.617 (Rp 346 juta)

[MZ]

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment