Pembunuhan Buruh Garmen di Sukabumi Dipicu Oleh SMS Mesra Dari Perempuan Lain

ilustrasi

INDOAU.COM – Petugas kepolisian berhasil membekuk tersangka pembunuhan Heti Sulastri (19), seorang buruh garmen asal Sukabumi, Jawa Barat, yang tewas di kamarnya. Tersangka kasus ini tak lain adalah kekasihnya sendiri yaitu pria bernama Sipaul Hikmah (20).

Menurut polisi, pada malam kejadian, Sabtu (28/5) sekitar pukul 20.30 WIB, tersangka mendatangi rumah korban di Kampung Leuwikeked, RT 27/RW 05, Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, diantar seorang tukang ojek bernama Mijan.

Ia melakukan hubungan intim dengan Heti di rumah kekasihnya itu. Usai berhubungan intim, tersangka menerima pesan singkat di ponselnya dari perempuan lain dan diduga sempat dibaca oleh kekasihnya hingga timbul pertengkaran. Tersangka gelap mata dan menghabisi nyawa korban.

"Mereka sempat berhubungan badan, setelah itu tiba-tiba ponsel tersangka berbunyi. Ada pesan singkat dari seorang perempuan yang mengajak tersangka untuk jalan-jalan malam mingguan. Pesan itu diduga dibaca oleh korban hingga akhirnya terjadilah pertengkaran, pelaku yang kalap kemudian mencekik korban dan membekap korban dengan bedcover hingga lemas," terang Kapolres Sukabumi AKBP M Ngajib kepada detikcom, Selasa (31/5/2016).

Tersangka melarikan diri melalui jendela kamar korban. Ia juga membawa dua unit ponsel dan perhiasan korban untuk menutupi perbuatannya.

"Ponsel korban disimpan di lemari kamar tersangka, sementara untuk perhiasan korban pengakuan tersangka dibuang di Sungai Pamatutan, saat melarikan diri dari rumah korban pelaku menghubungi Mijan tukang ojek yang mengantarnya ke rumah korban" lanjut Ngajib.

Polisi berhasil membekuk tersangka pada hari Senin (30/5/2016) sekitar pukul 20.30 WIB di kediamannya.

"Alhamdulillah kasusnya cepat terungkap, tersangka kita amankan tanpa perlawanan," ujar Ngajib.

Saat itu korban ditemukan tewas pada hari Minggu (29/5/2016). Sipaul sempat datang ke rumah duka dan pura-pura bersedih. Ia yang mengaku sebagai pacarnya bahkan sempat diwawancara dan mengatakan mengantar korban saat pulang kerja.

"Saya masih sempat berkirim pesan singkat sampai jam dua belas malam. Pas pagi tadi kaget dapat kabar kalau dia jadi korban pembunuhan," tutur tersangka saat itu.
 

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment