Pemerkosaan Gadis Dibawah Umur Kembali Terjadi, Bocah SD dan SMP Jadi Pelakunya

ilustrasi (istimewa)
 
INDOAU.COM – Setelah kasus pemerkosaan dan pembunuhan gadis 14 tahun oleh 14 pemuda, kini Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Surabaya mengamankan delapan pejar SD dan SMP yang diduga memperkosa bocah perempuan berusia 12 tahun. Mereka ditangkap pada hari Kamis (12/5/2016). Kedelapan bocah tersebut diamankan di lokasi yang berbeda.

Korban diketahui berinisial Zr.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Iman Sumantri dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dijadwalkan akan merilis langsung kasus tersebut.

Satu persatu bocah yang diduga pelaku tersebut dibawa ke Mapolrestabes Surabaya, dan seorang tersangka baru saja tiba di Mapolrestabes Surabaya.

Dilansir dari surya.co.id, delapan bocah tersebut tidak memperkosa Zr secara bersamaan, melainkan bergantian dan di waktu yang berbeda pula.

"Sekali menggilir, biasanya melibatkan empat orang," kata seorang petugas di Mapolrestabes Surabaya.

Dengan mencuatnya kasus kekerasan seksual seperti yang terjadi pada Y dan Zr, wanita harus waspada dimanapun berada seperti  yang dilontarkan oleh Heydi Tampemawa (32) dilansir dari tribunkaltim.co, belum lama ini.

"Sebagai wanita kita harus pandai jaga diri. Kita tidak boleh lepas rasa waspada. Kita harus bisa cegah yang bisa membahayakan kita," ungkapnya.

"Saya mengutuk tindakan kekerasan seksual. Apalagi yang dialami almarhum Yuyun. Kita ingin tidak ada lagi kejadian-kejadian yang serupa," tegasnya.

Wanita kelahiran Manado tersebut menyarankan agar para wanita selalu ditemani jika bepergian di malam hari.

"Walau kita memakai pakaian yang sopan lalu berjalan sendiri di tempat gelap dan sepi tidak menjamin bisa aman. Orang yang berperilaku kriminal memanfaatkan situasi sepi untuk melakukan tindakan kriminal. Kita tidak boleh memaksa jalan sendiri," tutur Heydi.

Semprotan merica juga bisa menjadi salah satu solusi dalam menjaga diri.

"Kita bisa terhindar dari pelaku kriminal seksual. Kalau darurat kita keluarkan alat semprotnya untuk melindungi diri.”
 
[MZ]

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment