Pertengkaran Johnny Depp Dengan Pejabat Australia Kembali Memanas

PHOTO: B.Katter/Northern Miner

INDOAU.COM – Aktor Johnny Depp dan Wakil Perdana Menteri Australia Barnaby Joyce bertengkar karena Depp mengolok-olok Barnaby Joyce dan menyebutnya “mirip tomat”.

Pernyataan tersebut tercetus saat Depp dalam sebuah talk show TV di AS saat ia didesak untuk menceritakan kasus yang pernah dialaminya beserta sang istri terkait anjing yang dibawa ke Australia tanpa izin di tahun 2015.

"Dia mirip seperti perpaduan dengan tomat," kata Depp menggambarkan Joyce yang juga merangkat sebagai Menteri Pertanian Australia. Depp bahkan menyebutnya sebagai "Barnaby Jones".

"Ini bukan kritikan ya. Saya benar-benar khawatir, dia mungkin sebentar lagi meledak," tambah Depp lagi.

Tak lama setelah itu, Joyce menanggapi pernyataan Depp dengan santai.

"Barangkali saya telah menjadi Hannibal Lecter bagi Johnny Depp, bukan?" ujar Menteri Joyce sembari tersenyum kepada para wartawan, Rabu (25/5/2016).

"Saya ternyata terus berada dalam benaknya. Padahal saya sendiri telah lama melupakan dia, eh ternyata dia masih terus mengingat saya," tambah Menteri Joyce.

Kemudian seorang wartawan bertanya apakah ia ingin dibandingkan dengan buah dan sayuran.

"Ya silakan, sesuatu yang licin dan sensitif seperti saya," katanya.

Pertengkaran antara Depp dan Menteri Joyce sebenarnya berawal saat anjing peliharaan Depp, Pistol dan Boo, dibawa ke Australia tanpa surat izin.

"Depp punya dua pilihan, memulangkan anjingnya ke California atau kami akan memusnahkannya," tegas Menteri Joyce saat itu.

Menteri Joyce juga mengatakan, aturan tidak akan dilonggarkan hanya untuk Depp, meskipun ia adalah seorang aktor terkenal dan “pria paling seksi di dunia”.

Depp terus mengolok-olok Menteri Joyce sejak anjingnya dideportasi.

"Toh akhirnya seluruh dunia jadi tahu, jika anda datang ke negara ini, anda harus tidak menaati aturan hukum kami, anda akan menghadapi masalah," kata Wakil Perdana Menteri Australia Barnaby Joyce.

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment