PM Turnbull Umumkan Perjanjian Perluasan Lahan Latihan Militer Singapura di Australia

AFP
INDOAU.COM – PM Malcolm Turnbull pada hari Jumat (6/5/2016) mengumumkan perjanjian dengan Singapura untuk membangun pusat latihan militer di Queensland. Proyek tersebut diperkirakan memakan biaya $ 2,25 miliar atau sekitar Rp 22,5 triliun.

Lahan seluas 700 kilometer yang digunakan militer Singapura untuk berlatih dirasa tidak cukup, mereka akan menggunakan pangkalan di Australia untuk berlatih dan uji senjata.

Menteri Perdagangan Steve Ciobo dan PM Turnbull mengatakan bahwa kontrak yang disepakati yaitu 25 tahun dimana jumlah tentara Singapura yang berlatih di Singapura akan meningkat dari 6 ribu orang menjadi 14 ribu.

"Akan ada manfaat yang jelas bagi komunitas lokal, tidak saja dari mereka yang akan berlatih di sana, yang kadang akan membawa keluarga mereka, namun juga dana yang akan digunakan untuk memperbaiki pangkalan di sana." kata Ciobo kepada ABC.

Fasilitas yang akan dibiayai Singapura tersebut adalah di Shoalwater Bay, di utara Rockhampton dan di Townsville.

Ciobo  mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil atas dasar kepentingan strategis bagi Australia.

"Kita di sini berbicara mengenai dua pangkalan pertahanan dan pelatihan yang sudah lama ada. Itu yang menjadi alasan pengambilan keputusan." kata Ciobo.

"Saya kira warga Australia pada umumnya akan mengerti bahwa fokus kami adalah dimana terdapat pangkalan pertahanan."

"Saya kira Singapura tidak akan perduli dimana pangkalan itu berada." tambah Ciobo.

"Saya kira  bukan hal yang mengejutkan bahwa negara kecil seperti Singapura misalnya akan berusaha melihat ke kawasan dimana mereka bisa mengirimkan pasukan untuk berlatih." kata Ciobo.

"Australia sudah lama memiliki hubungan jangka panjang dengan Singapura, jadi wajar ada kerjasama ini."

Perjanjian ini akan akan meningkatkan kondisi visa bagi warga Australia untuk bekerja di Singapura, dan membuat pasangan mereka mendapatkan pekerjaan di sana.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment