Presiden Jokowi Setujui Perppu Kebiri Bagi Penjahat Seksual

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo

INDOAU.COM – Setelah sebelumnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) hukuman kebiri dipertimbangkan, akhirnya pemerintah memilih opsi untuk mengeluarkan Perppu tersebut. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengatakan bahwa Perppu disetujui Presiden Jokowi dan akan diberlakukan dalam waktu dekat.

"Dalam ratas yang tadi dipimpin presiden, diputuskan bahwa berkaitan dengan perlindungan kekerasan seksual anak, akan dikeluarkan segera perppu," ujar Puan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Ia mengatakan Perppu tersebut nantinya akan menjadi landasan pemberlakuan pemberatan hukuman pada penjahat seksual.

"Yang masuk dalam perppu tersebut adalah pemberatan hukuman, akan ada salah satu hal berkaitan dengan hukuman pokok, yaitu bisa menjadi hukuman maksimal 20 tahun. Lalu ada hukuman tambahan yang mungkin kebiri atau mungkin juga diberikan chip kepada pelaku untuk bisa dipantau," ujar Puan. 

Ia juga menambahkan penerbitan Perppu Kejahatan Seksual terhadap anak merupakan bentuk komitmen pemerintah dan juga Presiden Jokowi yang menyebut kejahatan seksual merupakan kejahatan luar biasa.

"Atau komitmen presiden dan pemerintah bahwa tindak pelaku kekerasan seksual terhadap anak adalah kejahatan luar biasa, yang tentu saja kami mengutuk, bahwa kekerasan itu hukumannya harus bisa memberikan efek jera," pungkasnya.

Hukuman kebiri tersebut dapat diartikan menjadi dua tindakan, yaitu pemotongan atau suntikan zat kimia yang disebut kebiri kimia dengan memasukkan bahan kimia antiandrogen baik melalui pil atau suntikan ke dalam tubuh.

"Di antaranya akan berpengaruh pada fungsi hormon sekunder laki-lakinya akan jadi hilang. Dia akan jadi seperti perempuan. Kalau waria senang biasanya karena akan muncul sifat-sifat perempuannya, misalnya payudara bisa membesar, tapi tulang mudah keropos. Itu kan membunuh juga kan namanya," kata Wakil Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr Eka Viora, Sp KJ(K) di Jakarta.

[MZ]

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment