Ranjang Bayi Bermasalah, 50 Anak Cedera dan Meninggal di Australia Barat

ilustrasi

INDOAU.COM – Ranjang tidur yang bermasalah menyebabkan lebih dari 50 anak di Australia Barat mengalami cedera. Fakta tersebut menjadi latarbelakang kampanye pendidikan terkait keamanan ranjang bayi.

Menteri perdagangan Australia Barat, Michael Mischin mengatakan bahwa kampanye tersebut dapat mencegah penjualan ranjang bayi yang tidak memenuhi standar keamanan produk di Australia.

"Penting bagi ranjang-ranjang bayi ini diperhatikan dengan benar dan pemeriksaan dilakukan untuk mencegah cedera atau kematian," katanya.

Direktur Eksekutif, Kidsafe Scott Phillips mengatakan bahwa ranjang bayi yang tak memenuhi standar dapat berisiko cedera berupa tersedak atau sulit bernafas bagi bayi, dan pada anak-anak dapat melukai diri mereka sendiri karena terjatuh ketika hendak memanjat keluar dari ranjang.

"Rata-rata 27 anak setiap tahun di Australia Barat meninggal akibat cedera yang semuanya bisa dicegah,"

"Penting bagi masyarakat untuk mengetahui kalau tersedia pilihan ranjang bayi yang harganya terjangkau dan carilah produk yang memenuhi standar keamanan Australia,"

"Tidak ada orang tua yang menghendaki anaknya cedera,"

Pesan keamanan ranjang bayi akan disampaikan kepada para orang tua dan komunitas luas melalui poster, video dan aplikasi ponsel pintar.

"Penjual tidak dibolehkan menjual ranjang bayi yang tidak memenuhi standar keamanan produk Australia," kata  Lanie Chopping dari lembaga perlindungan konsumen.

"Berbahaya sekali meloloskan ranjang bayi ke keluarga dan teman-teman jika ternyata keranjang bayi tersebut tidak memenuhi standar keamanan yang berlaku.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment