Rokok Elektronik Masuk Dalam Aturan Larangan Merokok di Victoria Tahun Depan



INDOAU.COM – Rokok elektronik atau E-cigarettes mulai tahun depan akan dilarang penggunaannya di kawasan bebas asap rokok di Victoria.

Rokok elektronik juga akan diperlakukan sama dengan produk tembakau, dan anak di bawah 18 tahun tidak akan mampu lagi untuk membelinya.

Menteri Kesehatan, Victoria Jill Hennesy, mengatakan bahwa vaping bisa menjadi awal dari kebiasaan merokok para remaja. Aturan hukum yang baru ini akan memberikan kejelasan tentang pelarangan rokok elektronik di restoran dan tempat kerja.

"Kami akan mengatur rokok elektronik selayaknya produk tembakau lain dan juga memastikan bahwa kita tidak benar-benar menggunakan rokok elektronik sebagai titik awal bagi orang untuk mendapatkan kebiasaan mulai merokok dikemudian hari dan kemudian Mereka akan mendapati dirinya kecanduan nikotin," katanya.

"Kami tidak ingin rokok elektronik digunakan untuk mengagungkan kebiasana merokok oleh orang-orang di bawah usia 18 tahun."

Ia juga mengatakan risiko kesehatan dari vaping itu sendiri masih belum diketahui secara pasti, namun sekitar 4.000 orang di Victoria meninggal karena penyakit terkait dengan tembakau setiap tahunnya.

"Dengan tidak adanya bukti-bukti yang jelas tentang hal ini, kami telah memutuskan untuk mengambil pendekatan yang benar-benar berhati-hati," katanya.

"Sementara ada beberapa perdebatan tentang apakah rokok elektronik berguna atau dalam mendukung orang berhenti merokok, dan itu suatu hal yang para ahli tembakau tidak benar-benar sepakat, tapi kita tidak ingin rokok elektronik digunakan untuk mengagungkan merokok.

"Kami ingin memberikan kepastian kepada orang-orang yang tidak tahu apakah rokok elektronik dapat diizinkan penggunaannya didalam ruang kerja tertutup dan di restoran atau tidak, dan apakah dibolehkan orang-orang berjalan di bandara misalnya dengan rokok elektronik.”

[MZ]


Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment