Tak Sengaja Dapat Uang dari Bank, Mahasiswa Sydney Habiskan Rp 1,5 Miliar untuk Belanja Tas Kulit Buaya Albino


Tas Birkin keluaran Hermes memiliki 242 berlian dengan total 9,84 karat. (Foto: Reuters, Mario Anzuoni) (Credit: Reuters)

INDOAU.COM – Seorang mahasiswa Sydney, Christine Jiaxin Lee, jurusan teknik kimia, sedang diperkarakan di pengadilan oleh Westpac setelah bank tersebut memberinya 4,6 juta dolar (atau setara Rp 46 miliar) di rekening secara tak sengaja.

Ia menggunakan ribuan dolar untuk membeli barang mewah, termasuk tas Birkin berkulit buaya keluaran Hermes yang harganya sekitar 150.000 dolar (atau Rp 1,5 miliar).

Tas tersebut terbuat dari kulit buaya sungai Nil yang khusus, yang kulitnya pucat hampir serupa dengan albino.

Tas tersebut juga memiliki jahitan khas interior dari kulit kambing.

"Yang satu ini adalah tas investasi. Ini dianggap ‘harta karun’ dari koleksi tas mewah,” ujar kolektor dan perancang busana, Claudia Chan-Shaw.

Claudia menjelaskan tas tersebut sangat langka dan calon pembeli harus menunggu 2 sampai 6 tahun untuk mendapatkannya.

"Hal itu membuat tas ini bahkan lebih diminati," sebutnya.

"Mereka muncul di pasar sekunder, mereka muncul di lelang dan Anda benar-benar bisa membayar lebih mahal untuk koleksi lamanya ketimbang yang baru karena peminta sebenarnya tak ingin menunggu," terang Claudia.

Christine belum mengembalikan uang 3,3 juta dolar (atau setara Rp 33 miliar) dari rekeningnya. Ia juga diduga telah menjual beberapa item yang ia beli dari toko-toko seperti Hermes, Dior, Chanel, Christian Louboutin dan Bulgari.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment