Untuk Sekolah, Anak-anak di China Harus Panjat Tebing 800 Meter

(Beijing News/Chen Jie)
INDOAU.COM – Demi sekolah, anak-anak di Provinsi Sichuan, China harus bertaruh nyawa dengan memanjat tebing terjal setinggi 800 meter.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (28/5/2016), warga setempat menyebut tangga menjalar yang terbuat dari kayu dan menempel pada tebing terjal itu, sebagai 'tangga langit'. Untungnya, tidak setiap hari anak-anak sekolah itu memanjat tebing terjal.

Perjalanan yang sulit membuat mereka hanya bisa pulang setiap dua kali dalam sebulan, karena harus menempuh perjalanan selama dua jam.

(Beijing News/Chen Jie)

Fotografer Beijing News, Chen Jie, yang berhasil mengabadikan foto-foto tersebut mengaku pertama kali mendengar kisah ini dari temannya. Dan ia akhirnya ikut perjalanan pulang dengan anak-anak tersebut pada tanggal 14 Mei.

"Cukup berbahaya untuk dipanjat. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya menuruni tebing (dengan tangga yang sama)," tutur Chen kepada CNN.

(Beijing News/Chen Jie)

Ia tak habis pikir saat membandingkan anak di desa Atule'er itu dengan anak-anak keluarga kaya di ibukota Beijing.

"Pikirkan saja. Orang tua di kota besar khawatir dengan anak-anak mereka yang dimanja, merasa tidak bahagia, tapi apa yang dihadapi anak-anak di sini adalah jurang yang berat -- mereka bisa jatuh kapan saja," ucapnya.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment