Aceh Akan Tarik Kapal Imigran Sri Lanka ke Tengah Laut

ilustrasi (image : tribunnews.com)


INDOAU.COM –Kapal imigran etnis Tamil dari Negara Sri Lanka akan ditarik ke tengah laut setelah selama seminggu terdampar di Pantai Lhoknga, Aceh Besar, Aceh.

"Mereka akan ditarik, ini menunggu air laut pasang," ujar Kapolda Aceh Inspektur Jenderal Husein Hamidi di Aceh Besar, Jumat (17/6/2016).

Kapal dengan angkutan 44 imigran itu akan ditarik menggunakan tug boat yang akan dikawal TNI Angkatan Laut (AL) menuju perairan internasional. "Akan kita jaga sampai perbatasan, keluar dari wilayah hukum Indonesia," tuturnya.

Penarikan tersebut dilakukan setelah otoritas memenuhi permintaan 7.000 liter solar, makananm minuman, oli, air bersih, dan perbaikan kapal.

Sementara itu, Gubernur Aceh Zaini Abdullah juga datang untuk memantau pemberian bantuan kepada para imigran.

Meskipun demikian, Zaini tetap tak mengixinkan para imigran tersebut untuk mendarat di daratan Aceh. Ia mengatakan, pemerintah Aceh hanya akan memberikan pertolongan dan juga bantuan.

"Yang penting kapalnya sudah diperbaiki, logistik sudah cukup, BBM (bahan bakar minyak) cukup," ujar Zaini Abdullah.

Selama terdampar, para imigran mendapatkan perawatan dan pengecekan kesehatan, makanan dan minuman, perbaikan mesin kapal dan pemenuhan 7 ton BBM.

Tak hanya itu, pemerintah Aceh juga menyediakan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para imigran. Enam perempuan sempat loncat dari kapal karena memprotes lambannya penanganan medis dan penyediaan terpal.

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment