Ayam Malas Bertelur, Australia Dilanda Kelangkaan Telur Ayam

image : khasiat.net


INDOAU.COM – Minat konsumen yang meningkat pada telur khususnya jenis free-range membuat pasokan anjlok, dan memang sering terjadi selama musim dingin.

"Biasanya ayam malas bertelur," ujar John Coward, CEO Queensland United Egg Producers.

"Selama periode ini biasanya terjadi penurunan produksi antara 5 sampai 10 persen," katanya.

Penurunan produksi berbersamaan dengan meningkatnya konsumsi telur dalam satu tahun terakhir yaitu sekitar 3,5 persen.

Coward mengatakan, harga daging yang tinggi juga menjadi faktor beralihnya konsumen ke telur sebagai sumber protein dengan harga yang lebih murah.

"Orang bilang, harga telur $5 perkilo, harga steak $25-30 perkilo, mungkin saya hanya akan menyiapkan telur buat anak-anak minggu ini," kata Coward lagi.

Ia juga memperingatkan, kemungkinan memakan waktu sekitar dua bulan untuk mengembalikan pasokan normal, dan bisa saja harga telur naik.

"Saya belum melihat kenaikan harga saat ini." katanya. "Para peritel, dalam situasi penuh kompetisi, tentunya akan menjaga harga tetap rendah."

"Jika mereka harus mengangkut telur kemana-mana demi memenuhi permintaan, hal itu mungkin akan menaikkan harga," tambah Coward.

[FY]


Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment