Burung Beo Jadi Saksi Pembunuhan Sebuah Keluarga

image : liputan6.com


INDOAU.COM – Wanita bernama Glenna Duram diduga telah membunuh suaminya bernama Martin di kediamannya di Ensley Township, Michigan.

Pihak  berwenang mengatakan, terdapat lima luka tembakan pada tubuh Martin, termasuk di kepala. Awalnya, polisi menduga bahwa Martin tewas karena ditempak oleh perampok, karena Glenna juga mengalami luka di bagian kepala akibat dipopor senjata.

Dikutip dari huffingtonpost, Selasa (28/6), Glenna akhirnya ditangkap polisis setelah penyidik menemukan pistol dan catatan bunuh diri yang ditulis Glenna untuk anak-anaknya. Hal tersebut diperkuat oleh ocehan seekor burung kakak tua bernama Bud, piaraan Martin dirumahnya. Burung tersebut diduga kuat menyaksikan insiden penembakan yang dilakukan Glenna.

Christne Keller yang menjadi pewaris Bud mengatakan, usai peristiwa pembunuhan itu Bud kerap kali menirukan suara tembakan dan mengoceh.

"Dua minggu setelah kejadian itu, Bud mulai mengoceh. Ia mengeluarkan suara-suara yang tidak bisa saya jelaskan," ujarnya.

"Seperti berteriak, dan selalu diakhiri dengan kata-kata 'jangan tembak'. Saya percaya dengan sepenuh hati bahwa itu adalah ucapan Martin di akhir hayatnya."

Kini Glenna ditahan di Penjara Newaygo County menunggu persidangan. Dan kesaksian Bud rencananya akan dijjadikan saksi kunci insiden pembunuhan tersebut.

Jaksa di  pengadilan setempat, Robert Sprinsted mengatakan tak menutup kemungkinan kicauan Bud akan dijadikan saksi untuk menjerat pelaku pembunuhan.

"Ini adalah hal yang baru dan menarik. Dan ini merupakan kesempatan bagi saya untuk belajar tentang burung beo Afrika," ujarnya.

Meskipun ia meragukan untuk menjadikan Bud sebagai saksi si pengadilan, namun apa yang dikatakan Bud berulang-ulang itu dapat digunakan sebagai penguat bukti.

"Kami tentu akan menyelidiki apakah burung beo itu memang hanya mengatakan 'jangan tembak' setelah pembunuhan," ujarnya.

Sementara itu, seorang pengamat burung beo di San Diego, Samue Carr mengatakan bahwa Bud hanya akan mampu menciptakan suara sesuai dengan apa yang ia saksikan. "Ada kemungkinan Bud mempunyai gangguan PTSD dan akan mengulangi hal terakhir yang sering orang katakan," kata Carr.

[MZ]


Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment