Nauru Ubah KUHP Untuk Hentikan Kriminalisasi Homoseksual dan Desak Negara Pasifik Untuk Mengikutinya

image : Republik Nauru. prweb.com

INDOAU.COM – Perubahan KUHP Nauru disambut baik oleh kelompok hak asasi manusia, yang didalamnya terdapat peraturan yang mengkriminalkan homoseksualitas dan percobaan bunuh diri, dan mengajak negara Pasifik lain untuk mengikutinya.

Pekan lalu, pemerintah Nauru mengumumkan perubahan KUHP lama untuk menyesuaikan dengan kehidupan modern.

Elaine Pearson dari Human Rights Watch mengatakan perubahan ini merupakam langkah awal yang baik, masih banyak hal yang harus dilakukan dalam mengubah perlakuan terhadap pengungsi di Pulau Nauru di masa mendatang.

"Apa yang sangat perlu diubah adalah perilaku dan praktek-praktek hukum.. agar jelas kalau ada seorang pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria adalah bukan kejahatan, dan orang harus mendapatkan kekebasan untuk mencintai siapa saja yang mereka pilih,” katanya.

“KUHP yang sudah using ini memiliki ketentuan yang benar-benar perlu dihapus, jadi saya berharap sejumlah negara.”

“Pasifik lainnya akan melihat ini sebagai langkah penting dan benar-benar mengambil langkah-langkah untuk memberantas hukuman mati sama sekali, dan mengambil langkah-langkah untuk melegalkan perilaku sesama jenis.”

Sementara itu, dalam sebuah artikel opini di situs SBS, Pearson mengatakan Pemerintah Nauru dinilai belum melakukan banyak hal untuk mengatasi perjuangan pengungsi.

"Sementara reformasi adalah kabar baik dan membawa hukum Nauru ini sejalan dengan standar hak asasi manusia internasional, mereka masih melakukan sedikit saja untuk mengatasi perjuangan menghadapi populasi yang paling rentan di pulau tersebut, yakni ratusan pengungsi dan pencari suaka yang diasingkan di sana," tulisnya.

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment