Pengungsi Sri Lanka di Aceh : Kami Hanya Ingin ke Australia

image : bbc.com


INDOAU.COM – Kapal dan para pengungsi Sri Lanka kini masih berada di Aceh karena kapal mereka masih dalam proses perbaikan.

Baca Berita Sebelumnya : Aceh Akan Tarik Kapal Imigran Sri Lanka ke Tengah Laut
 
Para penumpangnya, 44 warga etnis Tamil, ditampung di sebuah tenda yang jaraknya sekitar 50 meter dari kapal mereka.

"Kalau sudah baik kapalnya, mereka harus naik kapal lagi, nanti kapal akan diantar ke perairan internasional, dengan menggunakan kapal TNI-AL dan polisi air. Mereka dipersilakan melanjutkan perjalanan,"kata Kapolda Aceh Irjen Pol Huseun Hamidi kepada wartawan, seperti dilaporkan wartawan Aceh, Junaidi Hanafiah.

"Selain tak ada alasan yang jelas masuk di Aceh, mereka tidak memiliki data yang lengkap untuk bisa mendarat di Indonesia."

Salah satu imigran asal Sri Lanka bernama Artika mengatakan, mereka mengarungi Samudera Hindia untuk mencari kehidupan yang layak di Pulau Natal, Australia.

"Kami ingin keluar dari India dan Sri Lanka karena kami tidak bisa mendapatkan apapun di sana, kami tidak dibolehkan bekerja dan memiliki rumah," kata Artika.

Ia juga mengaku, mereka tak ingin tinggal di Indonesia, karena tujuan mereka ke Pulau Natal.

"Kami kesini karena ada masalah, mesin kapal kami rusak, kami akan melanjutkan perjalanan ke Australia," sebut Artika.

Artika juga mengatakan, mereka ingin dipertemukan dengan UNHCR.

Perempuan imigran lainnya bernama Sudha, mengatakan bahwa mereka telah mengarungi Samudera Hindia sejak satu bulan yang lalu dengan biaya yang tak sedikit.

"Sangat mahal, satu orang harus bayar seribu rupee. Itu untuk setiap orang, tapi, saat di tengah laut, agen itu meninggalkan kami," ungkap Sudha.

Ia juga mengatakan tak ingin pulang ke Sri Lanka maupun India, ia hanya ingin ke Australia.

"Kami akan mati kalau pulang ke Sri Lanka atau India," ujar Sudha.

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment