Pria ini Tanam Pohon Selama Tiga Dekade Hingga Jadi Hutan

image : brilio.net


INDOAU.COM – Seorang pria bernama Jadav Payeng berhasil membuat pulau yang dihuninya menjadi ekosistem hutan yang kaya.

Usaha kerasnya itu berawal 30 tahun yang lalu tahun 1979, saat ia menangisi bangkai ular yang tak terhitung jumlahnya di hamparan pasir dekat sungai akibat kurangnya tempat untuk berteduh dari panas terik matahari. Sejak saat itu, ia berjanji hal serupa tak akan terjadi lagi di pulau yang dihuninya, Majuli.

Luas pulau Majuli menyusut akibat angin kencang dan sungai menyapu tanhh dan pasir ke dalam sungai sekitarnya, oleh karena itu pulau yang awalnya seluas 1.250 kilometer persegi menjadi 421 kilometer persegi.

image : brilio.net

Tak ingin pulaunya habis terkikis erosi, Payeng mulai membangun hutan di sebuah dataran pasir yang gersang. Ia terus menanami lahan tersebut pohon demi pohon. Kini setelah ditanami pohon selama lebih dari tiga dekade, dataran tersebut telah menjadi hutan seluas 550 hektare, dan hutan tersebut lebih besar dari New York Central yang hanya seluas 341 hektare.

Dikutip dari brilio.net, Sabtu (25/6), hutan yang dinamai Molai Forest ini telah mencakup berbagai spesies tanaman, termasuk 300 hektare bambu. Hutan Payeng ini juga telah menjadi rumah bagi populasi satwa liar, termasuk beberapa spesies yang terancam punah.

"115 gajah tinggal di sana selama tiga bulan setiap tahun. Di hutan saya juga ada badak India, rusa, harimau Bengal, kelinci, kera, dan burung vulture yang selama 40 tahun terakhir tak kembali ke daerah ini," kata Payeng dalam film dokumenter tentang dirinya yang disebut Manusia Hutan, dirilis oleh pembuat film Kanada William Douglas McMaster tahun lalu.


[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment