Rollercoaster Jatuh, 10 Orang Mengalami Luka-luka

image : liputan6.com


INDOAU.COM – Tergelincirnya sebuah rollercoaster ‘Tsunami’ di taman bermain di North Lanarkshire, Skotlandia, telah membuat delapan anak dan dua orang dewasa terluka.

Menurut keterangan polisi, korban yang terluka telah mendapat perawatan di rumah sakit setempat. Enam ambuland dan enam unit pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi di taman bermain M&D tersebut.

Dikutip dari BBC, Senin (27/6/2016), satu orang dewasa dan satu anak dilaporkan kondisinya sudah stabil, dan tiga anak diharapkan dapat segera pulang dari rumah sakit.

"Lima gondola yang terhubung dengan kereta dalam wahana Tsunami telah terlepas dari rel, tersangkut di struktur utama, dan kemudian jatuh ke tanah," ujar Inspektur Kepala Kepolisian Skotlandia, David Bruce.

"Gondola itu jatuh dari ketinggian kurang dari 6 meter. Tampaknya kereta itu terlepas ketika ingin berputar," imbuhnya.

Bruce tak dapat memastikan kecepatan saat kereta terlepas dari relnya, namun ia mengonfirmasi bahwa wahana tersebut tak membentur sesuatu di tanah.

Saksi mata, Caitlin Barnes (13), megatakan ia telah menaiki wahana tersebut dua kali sebelum insiden tersebut terjadi bersama ketiga temannya.

"Pertama aku mendengar dentuman keras. Awalnya aku berpikir itu merupakan bagian dari wahana karena terdengar sangat keras sepanjang hari," tutur Barnes.

"Namun ketika aku berbalik, aku melihat kereta itu meluncur ke tanah dan kemudian ia menabrak wahana lain. Aku melihat banyak orang terjebak dan seorang gadis tampak dalam posisi terbalik," imbuhnya.

"Semua orang terkejut, dan banyak dari mereka menangis," ujar Barnes.

Kini, taman bermain ditutup untuk sementara waktu.

Polisi, pemadam kebakaran dan penyelamatan, serta Health and Safety Executive (HSE) Skotlandia masih berada di area tersebut.

Penyelidikan gabungan sedang dilakukan oleh polisi dan HSE.

Sebelumnya, di taman bermain ini telah terjadi beberapa insiden Diantaranya pada Juli 2011, 9 penumpang -- termasuk anak-anak, telantar di atas ketinggian 18,2 meter selama 8 jam karena kesalahan rantai angkat. Selain itu, pada bulan Maret 2016, delapan oran harus diselamatkan petugas pemadam ekbakaran karena wahana Tornado berhenti di ketinggian 6 meter.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment