Ruang Pameran ‘The Calyx’ Sebagai Penanda Ulang Tahun Kebun Raya Sydney ke-200

Menteri Lingkungan New South Wales, Mark Speakman (kanan), Gubernur David Hurley (tengah) dan direktur eksekutif Kebun Raya Sydney, Kim Ellis, memotong kue ulang tahun. (image : australiaplus.com)


INDOAU.COM – Ruang pameran permanen senilai 17 juta dolar (Rp 170 miliar) telah dibuka di Royal Botanic Garden’ di Sydney untuk menandai ulang tahun ke-200 kebun raya tersebut.

Ruang pameran bernama ‘The Calyx’ itu berdinding hijau alam terbesar di belahan bumi Selatan yang akan menampilkan pamrean yang berbeda setiap 9 bulan.

"Ini adalah perayaan lokasi yang indah ini di sini, di Sydney Harbour, dengan puluhan ribu tanaman," kata Menteri Lingkungan Mark Speakman.

"Ini juga merupakan perayaan ilmu pengetahuan dan bidang konservasi penting yang terjadi di sini, semua pekerjaan untuk meneliti penyakit tanaman, keamanan biologi, perubahan iklim."

Mark mengatakan taman ini menjadi tempat konservasi dan penemuan hortikultura dengan 60 spesies baru yang ditemukan oleh para ilmuwan tahun ini.

Ratusan orang berkunjung untuk merayakan ulang tahun kebun rayayang digelar pada hari Senin (13/6), termasuk tiga generasi keluarga Goggin-Clark.

"Saya tukang kebun, dan bagi saya ini adalah kesempatan untuk diri saya sendiri dan keluarga terekspos berbagai macam tanaman dan ini secara historis sungguh luar biasa," kata Jacqui Clark.

Ia dan keluarganya sering datang untuk piknik.

"Juga, ketika Anda berjalan, Anda benar-benar mengagumi pohon-pohon yang menakjubkan dan cucu-cucu berlarian serta mengagumi pohon-pohon ini," tuturnya.

Lukas Foley, pemimpin oposisi, dalam kesempatan tersebut ia mengijinkan bus pariwisata terakhir untuk masuk ke situs batu Mrs’ Macquarie’s Chair.

Ia juga mengusulkan agar dilakukan perluasan kebun tersebut hingga ke situs baru untuk melindungi tanjung.

“Tak akan ada hadiah yang lebih baik bagi masyarakat Sydney selain memperluas kebun raya, menyertakan tanjung alami yang paling menakjubkan di Sydney, Mrs Macquarie’s Point," sebutnya.

"Dengan menambah Mrs Macquarie’s Point ke kebun raya dan memindahkan parkir bus turis ke jalan ‘Mrs Macquarie’s Road’ artinya mengembalikan tanjung alami yang menakjubkan ini kepada masyarakat dan kepada alam," sebut Luke.

[FY]

Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment