Brexit 'Menghantui' Pemilu Australia 2016

image : www.againstcronycapitalism.org


INDOAU.COM – Jutaan rakyat Australia melakukan pemilihan umum federal yang berlangsung pada Sabtu 2 Juli 2016.

Koresponden BBC di Sydney, Jon Donnison, mengatakan sebagian besar pemilih dalam pemilu Australia cenderung menghindari risiko di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu Brexit.

Hal tersebut dimanfaatkan oleh Perdana Menteri Malcolm Turnbull dengan menjamin kepada para pemilih bahwa dia mampu menghasilkan 'kepastian ekonomi'. Selain itu, ia juga mengatakan akan memotong tarif pajak bagi para pekerja serta pengusaha kecil.

Namun, Bill Shorten, pemimpin Partai Buruh, menegaskan bahwa dirinya masih berniat untuk menang, dan berjanji dari daftar prioritas yang akan dia lakukan jika terpilih sebagai perdana menteri yakni mengesahkan pernikahan sesama jenis

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment