Filipina Menangkan Sengketa Laut China Selatan, China Tolak Mentah-mentah

image : liputa6.com


INDOAU.COM – Pengadilan internasional tribunal di Den Haag memutuskan bahwa Filipina menjadi pemenang atas sengketa Laut China Selatan.

Keputusan tersebut diambil pada Selasa (12/7/2016) karena tak ada dasar hukum bagi China untuk mengklaim hak sejarah hingga kekayaan alam di area nine-dash line atau wilayah imajiner yang dihubungkan 9 titik.

"menghargai segala keputusan awal ini sebagai kontribusi penting dalam sengketa Laut China Selatan yang masih berlangsung,"demikian pernyataan pemerintah Filipina setelah keputusan tersebut, dilansir dari CNN, Selasa (12/7/2016).

Filipina dan China memiliki catatan sejarah panjang tentang perselisihan di Laut China Selatan. Beijing mengklaim sebagian kedaulatannya di wilayah itu. Sementara, Manila mengambil langkah hukum di Pengadilan Tetap Abritase yang berbasis di Den Haag sejak 2003.Namun China menolak berpartisi dalam kasus legal itu.

Sembilan titik garis imajiner yang diklaim Tiongkok meluas hingga ratusan mil ke selatan dan timur dari pulau di Provinsi Hainan.

Tiongkok menolak mentah-mentah keputusan tersebut.

"China tidak menerima atau bahkan mengenali keputusan itu," tulis media resmi Xinhua.

Pengadilan menambahkan, China telah melanggar kedaulatan Filipina termasuk zona ekonomi dengan cara melakukan penangkapan ikan dan eksplorasi minyak.

Tak sampai disitu, hakim juga mengatakan bahwa Tiongkok telah membuat pulau buatan dan membiarkan nelayan tradisional memancing di wilayah tersebut.

[FY]


Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment