Jebakan Mandi Pedofil Asal Australia Terhadap Bocah di Bali

image : liputan6.com


INDOAU.COM – Sidang lanjutan Robert Endru Viddes Elis (70) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (26/7/2016). Sidang tersebut dimulai pukul 14.30 Wita dan menghadirkan dua saksi atas perbuatan bejat seorang kakek pedofil asal Australia tersebut.

Saksi yang dihadirkan adalah Y (5) dan S (4,5). Ketua majelis hakim I Wayan Sukanila melangsungkan persidangan tertutup untuk umum lantaran kedua saksi yang juga korban itu masih anak-anak. Namun, ia masih mengijinkan media untuk mengambil foto sebelum sidang dimulai.

"Kami persilakan untuk media mengambil gambar sebelum sidang kami buka. Kami berikan kesempatan hanya lima menit, karena sidang berlangsung tertutup untuk umum," kata Sukanila di Denpasar.

Koordinator Jaksa Penuntut Umum (JPU), Benny Hariyono, menjelaskan bahwa kedua bocah tersebut mengaku sering diajak mandi oleh Robert. Y dan S merupakan dua dari 26 korban tindak bejat Robert.

Sebelumnya, mereka dijemput oleh Robert menuju rumahnya Robert. Y dan S merupakan dua dari 26 korban tindak bejat Robert. Korban dimandikan di rumah pelaku sambil bertelanjang bulat. Saat mandi bersama, ia memasukkan jarinya ke dubur dan vagina korban.

"Kedua saksi merupakan korban. Keduanya sering dijemput oleh terdakwa dan diajak ke lokasi rumah tempat terdakwa tinggal di Tabanan," tutur Benny.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment