Nur Rohman : Pelaku Bom Bunuh Diri yang Tidur di Kandang Ayam Selama 6 Bulan

image : merdeka.com


INDOAU.COM – Nur Rohman adalah seorang pria yang melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, 5 Juni lalu, sebelumnya ia ternyata sempat bersembunyi dari dari kejaran polisi. Ia menghindari kejaran polisi dengan bekerja di sebuah peternan ayam di Klaten. Bahkan ia rela tidur di kandang ayam selama enam bulan.

"Dia bekerja di sebuah peternakan ayam petelor milik warga bernama Winarno yang berada di Dusun Menggung, Desa Gedong Jetis, Tulung, Klaten. Dia menjadi anak kandang, artinya bekerja di kandang dan sekaligus juga tidur di kandang. Dia bekerja di kandang itu selama enam bulan hingga melakukan aksi (bom bunuh diri) itu," ujar Kapolsek Tulung, AKP Parmo, Sabtu (23/7/2016).

image : m.tempo.co

Berkaitan dengan hal tersebut, Sabtu pagi tadi Densus 88/AT Mabes Polri mengamankan dua pasang suami istri asal Tulung. Mereka adalah asangan Agus Suharyanto - Bekti dan pasangan Winarno - Zubaidah. Agus tak lain merupakan kakak kandung Nur Rohman, dan Winarno adalah pemilik usaha ternak ayam dimana Nur Rohman bekerja selama menjadi seorang buronan.

"Mungkin ya hanya diinterograsi saja sebagai kakak. Ya lumrah kalau keluarga ditanya-tanya. Selama ini Pak Agus baik-baik saja kok di kampung. Dia kan pendatang, istrinya yang asli orang sini. Tapi dia bermasyarakat dengan baik. Meski demikian kami tidak tahu keterlibatannya secara pasti dalam kasus adiknya," lanjut Parmo.

"Semua kami awasi dengan seksama. Di daerah kami memang banyak kandang-kandang ternak. Semua juga selalu kami pantau. Semua aman. Memang kami tidak pernah memeriksa para pekerja kandang, tapi selama ini juga tidak ada info atau laporan apapun dari warga. Dia (Nur Rohman) selama di sini ya statusnya karyawan kandang. Kita juga tidak tahu kalau dia DPO," lanjutnya.

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment