Pamer Ular Piton di Kereta, Pria NSW Ditangkap Polisi

image : australiaplus.com


INDOAU.COM – Seekor ular piton hutan bernama Bread disita oleh polisi NSW setelah pemiliknya dilaporkan menunjukkan hewan tersebut kepada penumpang di kereta NSW Central Coast tadi malam.

Polisi mengatakan, mereka berhasil mengamankan seorang pria yang membawa ular tersebut di Stasiun Woy Woy sekitar pukul 1:00 waktu setempat setelah menerima laporan ada seorang pria berusia 20 tahunan membawa ular didalam tas ranselnya.

Pria tersebut mengaku kepada polisi bahwa dirinya tak memiliki surat izin untuk memelihara ular sepanjang satu meter itu sehingga ular tersebut disita dan dibawa ke kantor polisi di stasiun Woy Woy.

Inspektur Danny Sullivan, Komandan Kepolisian Air Brisbane, mengatakan bahwa pria tersebut akan didakwa memiliki dan menujukkan satwa yang dilindungi dengan ancaman hukuman dendan $300 (sekitar Rp 3 juta).

"Perbuatannya sudah jelas melanggar salah satu dakwaan itu: memiliki ular piton hutan tanpa izin kepemilikan dan kemudian aspek sekundernya adlaah membawa hewan berbahaya didalam ruang tertutup di angkutan umum," katanya.

"Jika Anda menempatkan diri pada posisi seseorang yang memiliki rasa takut pada ular, perbuatannya akan menjadi situasi yang menakutkan.”

"Jika saya bisa memberikan saran - jangan membawa ular Anda di kereta api."

"Satu hal yang dikatakan pihak Australian Reptile Park adalah ular itu dalam kondisi baik,"kata Superintendent Sullivan.

"Tidak ada sama sekali kasus kekerasan terhadap hewan dalam kasus ini, tapi lebih kepada kasus membawa ular di angkutan umum dan menimbulkan ketakutan pada orang-orang yang ada didalam angkutan umum tersebut."

Polisi dan Departemen Warisan bekerjasama untuk menemukan rumah penamungan untuk ular piton tersebut.

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment