Pemerintah China Dikritik Warganya Karena Tak Tangggap dalam Menghadapi Banjir


image : liputan6.com

INDOAU.COM – Bencana banjir di China yang menewaskan lebih dari 150 orang membuat masyarakat China geram. Mereka meluapkan kemarahannya lewat media resmi hingga media sosial untuk menyampaikan kritikan kepada pemerintah yang dianggap tak memberikan peringatan dini atas bencana tersebut.

Banjir di China utara dan tengah telah menewaskan lebih dari 150 orang, banyak orang yang masih hilang dan ratusan ribu orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.

Dilansir dari AFP, Senin (25/7/2016), masyarakat sekitar lokasi bencana mengungkapkan kecurigaan mereka atas banjir yang datang secara tiba-tiba saat mereka tertidur. Mereka menduga banjir tersebut adalah banjir buatan . Mereka juga mencurigai banjir yang terjadi berasal dari waduk terdekat, bukan karena rusaknya tanggul sungai seperti yang diklaim oleh pemerintah setempat.

"Tidak memberitahu penduduk desa tentang kedatangan banjir tak hanya sebuah kelalaian, itu sudah merupakan pembunuhan," tulis seorang pengguna sosial media Sina Weibo, Sabtu (24/7).

Wilayah yang paling parah terkena banjir adalah Provinsi Hebei dan Henan, sedikitnya 114 orang tewas di Hebei dan 111 orang hilang serta Provinsi Hebei dan Henan

Pemerintah China mengatakan bahwa mereka akan menyediakan dana untuk daerah yang terkena banjir.

[MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment