10 Atlet Australia 'Digiring' ke Kantor Polisi dari Arena Basket Olimpiade Rio

image : liputan6.com


INDOAU.COM – 10 Atlet Australia harus mengalami nasib sial jelang berakhirnya Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Mereka yang berniat mendukung tim basket dari negaranya saat bertanding di babak semifinal melawan Serbia, abtu (20/8/2016) justru harus berakhir di kantor polisi.

Dilansir dari The Sun, ke-10 atlet Australia itu tiba di Carioca Arena tanpa mengenakan kartu pengenal resmi. Akibatnya, polisi yang curiga pun terpaksa membawa mereka keluar dari lokasi dan membawanya ke kantor polisi untuk ditanyai lebih lanjut.

Padahal dalam rombongan itu terdapat kapten rugbi, Ed Jenkins, pemanah Alec Potts, pembalap sepeda Matthew Glaetzer dan atlet kano Fionea Albert dan Lucy Sthephan. Dan celakanya, mereka digiring pergi dari stadion melewati kerumunan wartawan.

Petinggi Komite Olimpaide Australia, Fione de Jong, mengatakan bahwa kesepuluh atlet mereka ditangkap karena masalah kartu tanda pengenal. Ia juga menegaskan, tak satupun dari mereka yang ditahan.

"Pemerintah Brasil tengah bekerja menagani masalah ini. Tidak ada yang ditangkap, dan kami akan memberikan keterangan lebih rinci setelah pembicaraan selesai."

Tim basket Australia kalah dari Serbia dengan skor 61-87. Australia akan berhadapan dengan Spanyol untuk merebutkan posisi ketiga .

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment