Sebagian Besar Tim Olimpiade Australia di Rio Tak Akan Ikut Upacar Pembukaan

image : australiaplus.com


INDOAU.COM – Dari 421 atlet Australia, hanya 103 orang yang akan turut berbaris dalam Parade of Nations pada upacara pembukaan yang akan digelar di stadium ternama Rio, Maracana Stadium, Sabtu (6/8/2016) pagi.

Chef de mission tim Olimpiade Australia Kitty Chiller menjelaskan, hal tersebut bukanlah sesuatu yang mengejutkan mengingat besarnya jumlah atlet Australia yang akan bertanding di hari berikutnya.

"Bagi kami normal saja. Sebanyak 158 atlet kami akan bertanding pada hari pertama dan bagi atlet itu sudah jadi aturan untuk tidak ikut berbaris sama sekali," jelasnya.

"Namun kami telah keluarkan petunjuk yang memuat testimonial dari atlet yang pernah ikut berbaris sebelumnya," jelas Chiller.

"Kami juga menyertakan nasehat dokter. Tapi kami serahkan kepada masing-masing pemimpin regu untuk membicarakan dengan atletnya masing-masing," tambahnya.

"Kami tidak memaksakan apapun. Kami serahkan semua keputusannya kepada tiap-tiap cabang," kata Chiller.

Kapten penyerang Bronwen Knox menjelaskan bahwa pertandingan mereka yang baru akan berlangsung pada Selasa depan menjadi faktor utama mengapa mereka ikut serta dalam upacara.

"Bagi kami, pada akhirnya kompetisi yang harus diutamakan," katanya.

"Kami tak ingin mengorbankan kemampuan bermain demi ikut upacara pembukaan. Tapi kami beruntung karena (upacara pembukaan) tidak banyak mempengaruhi jadi kami dengan senang hati akan ikut serta," tuturnya.

Komite Olimpiade Australia (AOC) memperkirakan atlet yang ikut upacara pembukaan akan berdiri selama 90 menit hingga 3 jam.

"Ini bukan saja melelahkan secara fisik namun juga emosi yang menyertainya," kata Knox.

"Berbaris dalam rombongan besar dan menunggu saat-saatnya, kegembiraannya, sensasinya - salah satu pengalaman yang paling melelahkan," katanya.

{MZ]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment