Terpidana Narkoba ini Mendapat Keringangan Hukuman Karena Hamil

image : australiaplus.com


INDOAU.COM – Seorang wanita penyelundup narkoba yang tengah hamil berhasil memenangkan banding dan akan dijatuhi hukuman ulang oleh Pengadilan Adelaide, setelah berdebat bahwa anak-anaknya nanti akan menghadapi kesulitan perpisahan.

Perempuan bernama Sorayah Louise Constant itu tengah hamil anak kedua, ia dipenjarakan selama setidaknya 18 bulan karena pelanggaran narkoba.

Pengacara Heather Stokes mengatakan bahwa keringanan hukuman dibenarkan karena tak ada fasilitas ibu dan bayi di penjara perempuan Adelaide dan anak balita Sorayah akan menderita akibat perpisahan dengan sang ibu.

Pengadilan Tinggi Pidana mengesampingkan hukumannya dan akan mendengar masukan bulan depan sebelum kembali menghukum Sorayah.

"Ini berarti bahwa keputusan pengadilan yang ia jalani telah dikurangi dan akan berakhir pada atau sekitar tanggal ketika kami kembali untuk membahas apa putusan ulang atas pelanggaran itu," jelas Heather Stokes.

"Pengadilan ingin informasi lebih lanjut tentang hubungan ibu dan anak dan hubungan potensial antara ibu dan anak yang belum lahir serta hubungan anak itu dengan ayahnya saat ini," ungkap Heather.

"Mereka ingin tahu apa statusnya saat ini dan kemungkinan dampak terhadap anak yang belum lahir -yang diambil dari ibunya -sebelum ia punya kesempatan untuk saling mengenal dalam 48 jam pertama," tutur Heather Stokes.

"Tentu saja para penuntut akan berpendapat bahwa ia harus menghabiskan lebih banyak waktu di penjara, semungkin apapun, dan kami akan mengatakan itu cukup sudah," ujarnya.

"Jika kami berhasil, ia akan dibebaskan untuk kelahiran anaknya."

[FY]


Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment