Ditetapkan Jadi Tersangka, Ini Reaksi Ahok

image : BBC.


INDOAU..COM – Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok ditetapkan sebagai tersangka setelah Bareskrim Polri menggelar perkara terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.

"Meskipun tidak bulat, perkara ini harus diselesaikan di peradilan yang terbuka. Konsekuensinya akan ditingkatkan ke proses penyidikan dengan menetapkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai tersangka," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/11/2016).

"Dengan demikian, (perkara ini) akan ditingkatkan dengan tahap penyidikan dengan menetapkan Saudara Basuki Tjahaja Purnamasebagai tersangka," ujarnya.

Ahok ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 156 a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam gelar perkara  pada Selasa (15/11/2016), hadir kedua pihak, yakni pihak pelapor maupun terlapor. Selain itu, sejumlah pihak internal maupun eksternal Polri juga turut hadir.

Ahli dari kedua pihak dan Polri masing-masing mengungkapkan pendapatnya soal pernyataan Ahok yang dianggap sebagai penistaan agama. Polri juga memutar video sambutan Ahok saat berkunjung ke Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.

Usai gelar perkara, penyelidik tidak dapat langsung mengambil kesimpulan dari laporan pimpinan FPI Rizieq Shihab dan kawan-kawan, apakah pantas untuk dilanjutkan ke tahap penyelidikan atau tidak.

Reaksi Ahok

DI depan warga, Ahok masih bisa tersenyum dan berselfie bersama warga saat mendengar keluhan-keluhan yang disampaikan masyarakat padanya.

Sebelumnya, Ahok mengaku senang jika ditetpakan sebagai tersangka. Karena dengan demikian, proses persidangan akan dibuka dan berlangsung dalam waktu yang tidak singkat.

Oleh karena itu, menurut Ahok ia harus berjuang di Pilkada meski sedang di sidang.

"Kalau memang ditentukan saya tersangka pun proses pemilihan masih berjalan kita akan fight di pengadilan seperti kasus reklamasi, sumber waras," kata Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/11).

Ahok juga mengucapkan terimakasid atas kesetiaan para pendukungnya dan berpesan agar mereka tetap datang ke tempat pemungutan suara (TPS) 15 Februari mendatang.

"Tolong pendukung kami tetap datang ke TPS untuk memenangkan kami satu putaran," kata Ahok.

Berikut adalah pernyataan lengkap usai ditetapkan sebagai tersangka.

Pertama tama, kami mau mengucapkan terima kasih dukungan kepada kami sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur oleh pendukung kami.

Kami mengimbau kepada seluruh pendukung untuk menerima status tersangka saya dengan ikhlas karena kita yakin polisi kita pasti profesional menetapkan sebagai tersangka.

Jadi kita coba ingatkan kepada pendukung, ini bukan akhir. Ini kan ada proses peradilan yang terbuka jadi harap teman-teman TV kayak kopi sianida-nya Jessica, bisa ditonton semua. Dan ingat 15 Februari, pemilihan kami tetap ikut.

Jadi tolong para pendukung kami tetap datang ke TPS untuk memenangkan kami satu putaran. Itu yang saya harapkan. Sehingga akhirnya akan menunjukkan sebuah proses yang baik untuk negara kita.

Saya kira ini sebuah proses demokrasi yang baik bagi saya ini di pengadilan bukan memperjuangkan sebuah kasus ahok saja. Ini untuk menentukan arah NKRI mau bagaimana ke depan. Karena kita yakin setiap orang itu sama di muka hukum.

Saya terima kasih kepada kepolisian yang sudah memproses tersangka ini bagi saya, saya akan terima. Kita akan ikuti semua proses hukum dengan baik dan saya kira ini satu contoh yang baik untuk demokrasi.

Saya kira itu. Dan untuk teman teman yang mendukung, saya harapkan tetap semangat kita buat satu putaran buat Ahok-Djarot.

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment