Tuntut Kejelasan Kasus Penistaan Agama yang dilakukan Ahok, Ratusan Ribu Orang Gelar Demo dengan Tertib

penampakan salah satu sudut Jakarta saat demo 4 November / (image : informasi1)


INDOAU.COM – Jumat (4/11/2016), ratusan ribu orang melakukan aksi demonstrasi terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok.

Dalam sebuah pidato, Ahok menyinggung salah satu ayat dalam kitab suci Al-Qur’an yakni ayat 51 dalam surat Al Maidah.

Ahok mengatakan :

“ .... Jadi jangan percaya sama orang kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu enggak bisa pilih saya, ya kan dibohongin pake surat Al-Maidah 51 macem-macem gitu. Itu hak bapak ibu, ya. Jadi kalau bapak ibu perasaan gak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, gapapa....”

Koordinator demo Bachtiar Nashir bersama dua perwakilan lainnya akhirnya mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam pertemuan tersebut, Bachtiar berharap adanya percepatan proses hukum terhadap kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.

"Setelah bicara dengan Pak Wapres tentu mewakili Presiden mudah-mudahan bahwa proses hukum akan diproses secepatnya dan tegas," kata Bachtiar di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (4/11/2016).

Usai pertemuan, JK menyampaikan bahwa pemerintah akan menegakkan hukum yang tegas dan cepat dalam mengusut kasus tersebut.

"Kami sudah berbicara dengan teman-teman yang mewakili masalah yang luar biasa banyaknya. Kesimpulannya ialah dalam hal saudara Ahok kita akan tegakkan, melaksanakan dengan hukum yang tegas dan cepat," ujar JK di kantor Wapres.

Selain itu, JK juga mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah berjanji akan menyelesaikan kasus Ahok itu dalam waktu dua pekan.

"Oleh Kapolri dijanjikan selesai dalam dua minggu pelaksanaan hukum yang cepat itu, sehingga semua berjalan sesuai aturan tapi dengan tegas," kata JK.

Meski dihadiri ratusan ribu orang, demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh berbagai ormas Islam di Indonesia itu berjalan dengan tertib. Para demonstran terlihat berbaur dengan polisi usai melakukan demo. Beberapa diantaranya juga memunguti sampah yang berserakan demi menjaga kebersihan. Tak ada bentrok dengan aparat kepolisian.

"Hidup polisi! Polisi hebat!" seru salah satu demonstran saat berfoto dengan para polisi di depan Balai Kota Jakarta, Jumat (4/11/2016).

Pihak kepolisian menempatkan belasan ribu personel di berbagai lokasi yang menjadi pusat demo, untuk mencegah adanya tindakan-tindakan kerusuhan yang bisa saja dilakukan oleh beberapa pihak. Namun beruntung demo berjalan dengan tertib.

[FY]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment